Bernyanyi Dapat Tingkatkan Imun bagi Penderita Kanker

Cecylia Rura    •    Sabtu, 25 Nov 2017 15:20 WIB
kanker
Bernyanyi Dapat Tingkatkan Imun bagi Penderita Kanker
Bernyanyi Dapat Tingkatkan Imun bagi Penderita Kanker (Foto: istock)

Jakarta: Sebuah studi yang dilakukan oleh empat peneliti asal Inggris pada 2015 mengungkapkan kegiatan bernyanyi mampu meningkatkan imun dalam tubuh, khususnya bagi penderita kanker.

Selain dampak bernyanyi pada imun, studi ini juga mengkaji efek samping bernyanyi pada mood dan tingkat stres seseorang. Dalam melakukan penelitian ini mereka membaginya dalam tiga kelompok besar yakni, perawat untuk orang sakit sebanyak 72 responden, perawat yang telah kehilangan harapan dan dirundung keputusasaaan sebanyak 66 responden, serta pasien pengidap penyakit kanker sebanyak 55 responden.

Para peneliti menggunakan air liur sekelompok penderita kanker di bawah usia 18 tahun yang telah bernyanyi mengikuti paduan suara selama 70 menit atau satu sesi antara pukul 19.00 malam hingga pukul 20.10 malam sebagai sampel penelitian. Sesi ini terdiri dari latihan pemanasan, pembelajaran lagu baru yang akan dinyanyikan serta repertoar yang akan dipentaskan.

Satu minggu sebelum latihan para peserta diminta untuk mengisi formulir terkait informasi demografis dan psikologis. Kemudian sebelum dan sesudah latihan peserta diminta memberikan sampel air liur sebagai sampel.

Hasilnya, molekul imun sistem kekebalan tubuh terhadap para penderita kanker meningkat lebih tinggi, hormon stres kortisol mereka pun ikut menurun.

Meski dikatakan oleh para peneliti masih membutuhkan kajian lebih lanjut soal efek jangka panjang bernyanyi terhadap kesehatan pasien, setidaknya hasil penelitian ini merupakan bukti awal bahwa bernyanyi dapat mengubah sistem kekebalan tubuh.



 


(ELG)