Bakar Lemak Lebih Banyak dengan Diet Ketogenik

Anindya Legia Putri    •    Rabu, 06 Dec 2017 15:06 WIB
diet
Bakar Lemak Lebih Banyak dengan Diet Ketogenik
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Ketogenik menjadi pilihan diet yang digemari karena dipercaya mampu membakar kalori lebih banyak. Ketosis merupakan proses alami yang terjadi ketika Anda mengadopsi diet ini, sebuah keadaan di mana tubuh mengambil cadangan lemak dan bukan glukosa untuk mendapatkan energi.

Mengurangi asupan karbohidrat dipercaya dapat menhindarkan tubuh dari kelesuan, serta meningkatkan energi sepanjang hari.

Pertama, Anda bisa mulai mengganti karbohidrat dengan banyak sayuran seperti kembang kol, paprika, tomat dan jamur.

Makanan yang Anda makan juga harus mengandung sekitar 25 persen protein agar  tubuh Anda bisa mengalami ketosis. Ikan, daging sapi, domba, telur dan tahu adalah sumber protein yang sangat baik yang bisa memberi Anda energi yang dibutuhkan untuk terus beraktivitas sepanjang hari.

Minyak zaitun, potongan lemak daging, ikan berminyak, alpukat, dan buah zaitun adalah sumber lemak sehat. Dengan mengonsumsi banyak lemak alami, berlawanan dengan karbohidrat, Anda justru akan mulai membakar lemak tubuh berlebih.

Sarapan pagi, adalah hal yang penting. Tambahkan tomat panggang dan jamur untuk pembakaran lemak yang lebih optimal.

Untuk makan siang, ikan dan alpukat menjadi menu ideal yang kaya protein.

Saat makan malam, hindari karbohidrat seperti kentang dan pasta. Daging yang tinggi lemak, seperti paha ayam panggang ditambah sayuran merupakan makan malam ideal untuk Anda.

Namun sebelum menjalani diet ini, ada baiknya berkonsultasi untuk mengetahui apakah tubuh Anda cocok mengadopsi diet ini.




(DEV)