Beda Aktivitas Fisik dan Latihan Fisik

Yatin Suleha    •    Selasa, 18 Oct 2016 13:26 WIB
kesehatan dan produktivitas
Beda Aktivitas Fisik dan Latihan Fisik
Aktivitas fisik tinggi adalah apabila tubuh Anda banyak berkeringat dan kehabisan napas. (Foto: Sothatscool)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anda sudah merasa banyak mencuci baju, menyapu, mengepel, memasak, dan lain sebagainya namun tak kunjung turun berat badan?

Menurut dr. Andi Kurniawan, Sp.KO, Spesialis Kedokteran Olahraga, yang juga menjabat sebagai CEO Indonesia Sports Medicine Centre dan Sekjen PEROSI menjelaskan bahwa aktivitas fisik merupakan gerakan tubuh yang diakibatkan kerja otot-otot rangka dan menghasilkan pengeluaran tenaga dan energi (pembakaran kalori).

Sedangkan latihan fisik (exercise) adalah aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur, terukur, dan terus-menerus sehingga dapat meningkatkan kebugaran fisik. 

Itulah mengapa budaya sekarang yang lebih banyak duduk sekitar 15.5 jam dalam 1 hari bisa menyebabkan gaya hidup yang tidak aktif. "Physical inactivity termasuk dalam atribut penyebab kematian peringkat ke-4 tertinggi menurut WHO," ujar dr. Andi.

(Baca juga: Olahraga yang Tepat Bagi Penderita Penyakit Jantung)

Dr. Andi menjelaskan dalam paparan American College of Sports Medicine menyebutkan ada 3 aktivitas fisik yang membedakan seberapa berat Anda melakukan aktivitas fisik:

1. Aktivitas fisik ringan adalah saat Anda beraktivitas masih bisa berbicara dan bernyanyi.

2. Aktivitas fisik sedang adalah saat Anda beraktivitas tubuh sedikit berkeringat, nafas lebih cepat, tetap dapat berbicara, tetapi tidak bernyanyi.

3. Aktivitas fisik tinggi adalah apabila tubuh Anda banyak berkeringat dan kehabisan napas.







(TIN)