Mengapa Sebagian Orang Fobia pada Badut?

Sri Yanti Nainggolan    •    Minggu, 16 Oct 2016 11:32 WIB
psikologi
Mengapa Sebagian Orang Fobia pada Badut?
(Foto: Pinterest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badut, yang bertujuan untuk menghibur karena penampilannya yang lucu dan berwarna-warni, ternyata justru menakutkan bagi sebagian anak kecil atau orang dewasa.

Mengapa demikian?

"Badut menakutkan karena kita merasa tak bisa mempercayai mereka," ujar Rami Nader, PhD, seorang psikolog sekaligus pemimpin di North Shore Stress and Anxiety Clinic di Vancover Utara, Kolombia Inggris.

Badut memiliki ekspresi yang buatan yang berwarna-warni, dan besar yang tak jelas merepresentasikan bagaimana perasaan badut tersebut karena tak ada yang bisa terus-menerus merasa senang, namun badut justru menunjukkan ekspresi tersenyum tanpa henti.

Selain itu, kebanyakan orang juga takut dengan tingkah laku badut.

"Orang takut badut karena mereka begitu nakal dan tak terduga. Tak seperti hantu atau vampir, mereka benar-benar ada dan dapat menimbulkan masalah," ujar Frank McAndrew, profesor psikologi yang khusus memelajari hal menyeramkan di Knox College.

Badut bisa bertindak berbagai macam, seperti melempar kue, menyemprotkan orang-orang dengan air, memberikan lelucon yang kasar, sehingga membuat kebanyakan orang tak nyaman dan tak percaya, dua perasaaan yang dapat menyebabkan ketakuatan dan cemas.

Pandangan budaya pop juga memengaruhi pandangan seseorang terhadap badut.

"Jika Anda melihat film dengan tokoh badut yang jahat dan mengerikan, maka hal tersebut akan mengubah persepsi badut di masa depan, atau setidaknya berpotensi," tukas Nader.

Untungnya, ketakutan pada badut tidak akan memberi pengaruh yang besar dalam kehidupan sehari-hari.

"Bahkan ketika suatu waktu Anda ketakutan melihat badut, Anda akan merasa normal lagi bisa sudah tak bersamanya," tutup Nader.


(DEV)