IMD Meminimalisasi Perdarahan Postpartum pada Ibu

   •    Jumat, 04 Aug 2017 15:04 WIB
asiair susu ibu
IMD Meminimalisasi Perdarahan <i>Postpartum</i> pada Ibu
Ilustrasi. (Medicalnewstoday)

Metrotvnews.com, Jakarta: Inisiasi Menyusi Dini (IMD) pada ibu yang baru melahirkan rupanya tak hanya bermanfaat sebagai bentuk pelekatan antara ibu dan bayi. IMD juga disebut mampu mengurangi potensi perdarahan postpartum pada ibu.

Tak cuma itu, IMD yang kemudian dilanjutkan dengan menyusui secara langsung juga meminimalisasi potensi perdarahan, air susu ibu (ASI) juga bisa menekan risiko terserang kanker payudara hingga 25 persen.

"Jadi selain mengurangi perdarahan postpartum protein ASI juga mengandung zat hamlet yang bisa mencegah kanker payudara. Dan kemungkinan pada penelitian lebih lanjut zat ini bisa menjadi obat kanker selain kemoterapi," ujar Konselor Laktasi Ameetha Drupadi, dalam Newsline, Jumat 4 Agustus 2017.

Sayangnya, proses menyusui bukanlah hal yang mudah. Perlu proses dan ada berbagai hal yang harus dilakukan oleh ibu untuk menyusui, tak cuma menyodorkan payudara kemudian diisap oleh bayi. 

Kondisi ibu yang belum pulih pascamelahirkan dan status baru sebagai ibu yang harus menyusui anak kadang menjadi beban tersendiri bagi para ibu baru. Karena itu, Ameetha mengatakan setiap ibu perlu dibekali pengetahuan tentang ASI agar saat anak lahir, psikis dan mental ibu sudah siap.

"Mungkin dengan banyak dukungan, informasi dan pengetahuan yang ada bisa meminimalisasi stres pada ibu. Seperti mengurangi sindrom baby blues," kata Ameetha.

Ameetha mengatakan setelah sukses memberikan ASI pertama, tak jarang drama para ibu baru justru dimulai saat ini. Persoalan seperti puting lecet atau jumlah ASI yang kurang melimpah justru membuat para ibu putus asa dan ujungnya menyerah, menggantikan ASI dengan susu formula.

Menurut Ameetha, ketika kondisi ini terjadi, peran lingkungan dan orang-orang di sekitar ibu sangat penting untuk terus mendorong dan memotivasi agar pemberian ASI eksklusif bisa dilakukan dengan maksimal.

"Makanya sharing antar-ibu dan suport sistem dari lingkungan itu sangat penting," jelasnya.




(MEL)