Penderita Kanker Rentan Alami Malnutrisi

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 30 Aug 2017 08:00 WIB
kanker
Penderita Kanker Rentan Alami Malnutrisi
(Foto: Huffington Post)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak jarang penderita kanker mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis, hingga berujung pada malnutrisi. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Berbicara soal nutrisi, ahli penyakit dalam Dr dr Noorwati S, SpPD, KHOM mengungkapkan bahwa malnutrisi adalah keadaan dimana terjadi ketidakseimbangan energi dalam tubuh, baik kelebihan atau kekurangan nutrisi sehingga menimbulkan efek samping pada tubuh.

"Pada pasien kanker, terjadi perubahan komposisi tubuh seperti kehilangan lemak dan massa otot akibat asupan makanan menurun, yang bisa jadi disebabkan karena kanker itu sendiri atau karena pengobatan," jelas dr Noorwati dalam edukasi kesehatan yang berlangsung di Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Sebabnya, setelah melakukan kemoterapi, pasien umumnya akan merasa mual dan muntah, muncul sariawan sehingga membuat tak nafsu makan. Perasaan tak nyaman tersebut juga bisa muncul sebelum atau selama masa kemoterapi.

"Nutrisi adalah hal yang penting dalam pengobatan kanker. Sayangnya, baik dokter maupun pasien tak menyadari hal tersebut sampai pasien terpuruk terlebih dahulu karena merasa ini bukanlah tanggung jawab mereka," tukas dr Noorwati.

Akibatnya, pengobatan tak dapat berjalan dengan baik. Bahkan, malnutrisi dapat berlanjut menjadi kaheksi atau malnutrisi rumit dimana sel kanker menggerogoti bagian massa otot untuk mencari asupan energi.

Jika sudah demikian, maka diperlukan pemulihan nutrisi dimana nutrisi biasa sudah tak bisa diandalkan, serta diperlukan kombinasi makanan dan nutrisi tambahan khusus.

Malnutrisi sendiri dapat memberi efek buruk pada penderita kanker dimana sistem kekebalan tubuh makin melemah sehingga mudah sakit, kualitas hidup menurun, dan angka survivor juga menurun karena respons terhadap pengobatan tak maksimal.




(DEV)