Scrub Tidak Boleh Digunakan pada 4 Waktu Ini

Nia Deviyana    •    Minggu, 27 Aug 2017 09:34 WIB
tips kesehatan
Scrub Tidak Boleh Digunakan pada 4 Waktu Ini
(Foto: Women's Health)

Metrotvnews.com, Jakarta: Scrub yang memiliki butiran kasar sangat efektif untuk mengangkat sel-sel kulit mati pada kulit. Namun, scrub tidak bisa Anda gunakan setiap saat. Selain bisa membuat lapisan kulit menjadi lebih tipis, scrub dapat melunturkan warna kulit eksotis setelah tanning.

Dilansir dari Women's Health Magazine, ada empat kondisi Anda sebaiknya menghindari penggunaan scrub.

1. Setelah terpapar sinar matahari

"Saat Anda terlalu lama terpapar sinar matahari, cedera yang signifikan pada kulit terjadi," jelas Dendy Engelman, konsultan dermatologis di New York.

Jadi, perawatan setelahnya harus difokuskan untuk "penyembuhan" agar kulit tidak cedera lebih lanjut. Perawatan abrasif seperti penggunaan scrub, kata dia, harus dihindari karena bisa mengiritasi kulit.

Sebagai gantinya, pembersih ringan dalam bentuk minyak, atau pembersih dengan kandungan hidrator dapat menyegarkan kulit.

2. Setelah operasi

Setelah operasi, baik untuk keperluan kesehatan atau estetika, kulit dalam mode pemulihan. Pengelupasan kulit akibat penggunaan scrub dapat menghilangkan komponen penting penyembuhan luka, membuat penyembuhan menjadi lebih lama, meningkatkan hiperpigmentasi, dan menyebabkan jaringan parut di kulit.

3. Setelah menggunakan losion berbahan pencerah kulit

Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menerapkan scrub pada kulit, terutama di area Anda biasa mengaplikasikan krim pencerah dalam beberapa bulan terakhir.

4. Setelah melakukan chemical peeling

Chemical peeling merupakan tindakan untuk mendorong pengelupasan sel kulit mati dengan bantuan cairan kimia. Saat fase pengelupasan, kulit ibaratnya sedang cedera, sehingga penggunaan scrub bisa memicu infeksi, rasa perih, warna kulit memerah, dan hiperpigmentasi.




(DEV)