Anak Hasil Bayi Tabung Cenderung Lebih Berat

Sri Yanti Nainggolan    •    Minggu, 06 Aug 2017 11:00 WIB
studi kesehatan
Anak Hasil Bayi Tabung Cenderung Lebih Berat
(Foto: paidmodelingjobs)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian dari Belanda menemukan bahwa bayi yang lahir melalui perawatan fertilitas cenderung memiliki berat badan lahir yang lebih kecil, namun lebih berat saat masa kanak-kanan.

Bayi yang lahir melalui  in-vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung cenderung lebih berat sekitar 100 gram, meski tak signifikan, namun ilmuwan Heleen Zandstra dari Maastricht Medical Centre menjelaskan, "Hal itu memberikan perbedaan yang besar, mengingat bayi baru lahir beratnya sekitar 3 kg."

Penelitian yang dilaporkan dalam New Scientist tersebut menemukan anak IVF cenderung memiliki tinggi badan yang sama pada usia 9 tahun dengan anak-anak yang lahir dengan metode berbeda.

Namun, anak IVF yang memiliki berat badan lebih ringan saat lahir memiliki indeks masa tubuh dibandingkan dengan mereka yang lebih berat, yaitu sekitar 2 kg. Artinya, mereka lebih berat dan memiliki lemak perut lebih banyak.

New Scientist juga melaporkan bahwa peneliti Tomoya Hasegawa dari Tokyo Medical University menemukan bahwa bayi yang lahir dengan perawatan tersebut cenderung lebih berat saat baru lahir, sama dengan bayi normal yang berusia 18 bulan, dan pada usia 6 tahun.

Masih belum jelas apa yang menyebabkan perbedaan tersebut, dimana ada asumsi yang menyebutkan hal tersebut dikarenakan cara embrio berkembang dalam proses IVF.


(DEV)