ASI Berkontribusi dalam Meningkatkan Kualitas SDM

Amaluddin    •    Senin, 22 Aug 2016 16:43 WIB
kesehatan anak
ASI Berkontribusi dalam Meningkatkan Kualitas SDM
(Foto: Ibtimes)

Metrotvnews.com, Surabaya: ASI (air susu ibu) memegang peranan penting dalam tumbuh kembang bayi. Sayangnya, belum banyak ibu yang paham mengenai hal ini.

Kajian Global Lancet Breastfeeding Series 2016 memaparkan, sebanyak 82 persen penyebab anak tidak sehat di Indonesia disebabkan kurangnya asupan ASI.

Project Team Leader Wahana Visi Indonesia Yosselina Xu menjelaskan, rata-rata para ibu memahami bahwa kebutuhan ASI yang penting hanyalah ASI eksklusif hingga usia enam bulan. Setelahnya, banyak ibu mulai menyapih anak karena sudah ada makanan pendamping ASI.

Padahal, guna menunjang tumbuh kembang, ASI sebaiknya diberikan hingga usia 2 tahun.

"Menurut WHO/UNICEF, standar pemberian ASI pada bayi harus dimulai satu jam setelah anak lahir. Dilakukan secara eksklusif sampai usia 6 bulan. Setelah usia 6 bulan, bayi harus mulai mendapat Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang bergizi sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembangnya bayi. Tetapi tetap dibarengi dengan konsumsi ASI," kata Yosselina.

Dijelaskan Yosselina, ASI berkontribusi dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di kemudian hari.

"Kami berharap, semakin banyak ibu dan keluarga yang mengetahui manfaat menyusui hingga umur 2 tahun," katanya.



(DEV)