Ini Alasan Kenapa Bayi Sebaiknya Tidak Diberi Air Putih

Raka Lestari    •    Senin, 02 Jul 2018 11:41 WIB
kesehatan anak
Ini Alasan Kenapa Bayi Sebaiknya Tidak Diberi Air Putih
(Foto: Kinetico)

Jakarta: Air putih memang dibutuhkan untuk metabolisme tubuh. Namun, bagi bayi, pemberian air putih bisa menimbulkan masalah kesehatan.

Bayi memiliki tubuh yang berbeda dengan orang dewasa, sehingga kebutuhannya pun berbeda. Kebutuhan air sebanyak 7-8 gelas per hari pada orang dewasa tidak dapat diterapkan pada bayi.

Dokter anak Stephen R. Daniels, MD menjelaskan bahwa secara umum bayi tidak boleh minum air sampai ia berusia sekitar enam bulan. Sampai saat itu, bayi mendapat semua hidrasi yang ia butuhkan dari ASI atau susu formula, bahkan dalam keadaan cuaca yang panas.

"Ketika bayi yang berusia kurang dari enam bulan mengonsumsi terlalu banyak air, kemampuan tubuhnya untuk menyerap nutrisi dapat terganggu," jelas Dr Alan Greene, dilansir dari The New York Times.

"Meskipun air adalah minuman sehari-hari yang paling aman dan paling sehat untuk anak-anak dan orang dewasa, air dapat berbahaya bagi bayi yang baru lahir," tambah Dr Greene.

Ada cukup air dalam ASI atau susu formula untuk bayi sehingga cukup untuk perkembangan mereka.

Terlalu banyak air dapat menyebabkan keracunan air pada bayi. Keracunan air adalah suatu kondisi di mana kadar natrium turun drastis, menyebabkan bayi menjadi rewel, kejang, bahkan hilang kesadaran.

"Bahkan setelah usia enam bulan, bayi tidak membutuhkan banyak air, tetapi memberi sedikit saja dalam jumlah sedikit dapat membantu mereka terbiasa dengan rasa dan konsistensi cairan," kata dokter anak Jennifer Shu dari Children's Medical Group.

Bayi harus minum setidaknya 50 persen lebih banyak daripada biasanya di musim panas. Oleh karena itu jangan ragu untuk memberi mereka ASI atau susu formula tambahan.





(DEV)