Mana Lebih Baik, Tidur Telentang atau Miring?

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 20 Jun 2018 17:38 WIB
tips kesehatan
Mana Lebih Baik, Tidur Telentang atau Miring?
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Tidur tak hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga suasana hati. Seorang ahli tidur mengungkapkan bahwa selain durasi, posisi tidur turut berperan dalam hal ini.

Shelby Harris, seorang ahli pengobatan tidur dan profesor di Albert Einstein College of Medicine mengatakan bahwa jika posisi tidur tidak berfungsi maksimal, ada hal-hal yang dapat bisa dilakukan untuk mengubahnya.

National Sleep Foundation menyebutkan bahwa kebanyakan orang tidur dengan posisi menyamping. Namun, posisi tersebut dapat menyebabkan nyeri bahu dan pinggul. Bahkan, tidur dengan posisi menyamping kanan dapat memicu dan memperburuk sensasi perih dan panas pada dada (heartburn). 

Hal ini dikarenakan otot di kerongkongan membuat asam di perut keluar karena posisi tubuh yang melonggarkan saluran. Asam pun naik dan menyebabkan sensasi terbakar. Harris menyarankan untuk mencoba tidur di sisi kiri jika sedang mengalami gangguan mulas. 

Ia juga menganjurkan memakai bantal cukup tebal untuk menopang kepala dan menyelipkan bantal di bawah lutut untuk menopang punggung bagian bawah.

Sementara, posisi tidur terburuk adalah tengkurap. Hanya tujuh persen orang yang melakukannya, dimana posisi tersebut menekan seluruh tubuh. 

"Kemungkinan Anda akan bangun dengan mati rasa dan kesemutan, yang dapat meningkatkan risiko nyeri otot dan sendi," tukas Harris. 

Di satu sisi, posisi terbaik adalah tidur telentang, dimana hanya delapan persen orang yang melakukannya. Posisi tersebut mengurangi rasa sakit dan nyeri, serta tidak menyebabkan sakit maag karena kepala terangkat di atas dada.

Tentu saja, berbaring telentang meningkatkan risiko mendengkur. Oleh karena itu, posisi ini tidak disarankan pada penderita sleep apnea, penyempitan saluran nafas atas saat tidur sehingga menghasilkan suara ngorok.

Jika ingin mengubah kebiasaan posisi menjadi lebih baik, Harris menyarankan untuk meletakkan bantal pada kedua sisi tubuh dan di bawah lutut supaya tak bisa banyak bergerak. 

"Meskipun biasanya dianjurkan bahwa tidur telentang adalah posisi terbaik untuk tidur, kenyamanan adalah kunci," kata Harris. "Jika Anda kesakitan atau tidak nyaman dari posisi tidur Anda, itu pasti dapat memengaruhi kualitas tidur Anda."

Jadi jika Anda sering bangun dengan grogi, dan Anda tidak yakin mengapa, cobalah mengubah posisi tidur hingga menemukan posisi paling pas untuk beristirahat. 




(DEV)