Bolehkah Makan Gorengan saat Berbuka Puasa?

Pelangi Karismakristi    •    Rabu, 23 May 2018 09:59 WIB
buka puasakalbe nutritionalsRamadan 2018
Bolehkah Makan Gorengan saat Berbuka Puasa?
Mengonsumsi makanan berlemak setelah berjam-jam puasa dapat menyebabkan peningkatan asam lambung dan gangguan pencernaan (Foto:Shutterstock)

Jakarta: Menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadan wajib hukumnya bagi umat Islam. Agar tubuh tetap sehat selama menjalankan puasa, Anda perlu memperhatikan asupan gizi harian.

Ahli Diet Klinis di Burjeel Hospital Abu Dhabi Rahma Ali mengatakan, saat buka puasa dan sahur Anda harus mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Misalnya, makan sayur, sereal, daging, produk susu, dan buah.

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan makanan apa saja yang baik dikonsumsi dan sebaiknya dihindari saat berbuka. 

Makanan yang baik dimakan saat berbuka puasa:

1. Buah kaya potasium

Potasium baik dikonsumsi, yakni untuk mencegah kram dan menjaga keseimbangan cairan elektrolit dalam tubuh. Potasium terdapat pada pisang, kacang, sayuran hijau, kentang, pisang, alpukat, dan jamur. Selain itu, saat berbuka Anda juga disarankan makan kurma.

2. Air

Agar terhidar dari dehidrasi, pastikan tubuh mendapat cukup cairan. Anda bisa memperolehnya dari air putih dan jus buah antara waktu buka puasa dan sebelum tidur.

3. Sayuran 

Konsumsi sayuran yang mengandung serat dan air yang tinggi. Contohnya, selada, ketimun, dan lainnya. Jenis sayuran ini akan membantu tubuh selalu terhidrasi, menjaga kesehatan kulit, dan mencegah sembelit. 

Santapan yang sebaiknya dihindari saat berbuka puasa:

1. Makanan tinggi gula

Makanan tinggi gula, seperti permen, dan cokelat perlu dihindari karena mengandung kalori tinggi dan nilai gizi rendah. Makanan ini dapat menambah berat badan dan menyebabkan masalah kesehatan bila dikonsumsi tiap hari. 

2. Gorengan

Makanan yang digoreng memang lezat. Namun Anda perlu menghindarinya saat berbuka karena mengandung lemak dan akan tersimpan sebagai jaringan lemak dalam tubuh. Mengonsumsi makanan berlemak setelah berjam-jam puasa dapat menyebabkan peningkatan asam lambung dan gangguan pencernaan.

3. Minuman bersoda

Hindari minuman olahan dan berkarbonasi karena tinggi gula. Kelebihan gula akan menyebabkan kenaikan berat badan, obesitas, menyebabkan perut kembung, serta gangguan pencernaan. 

Jika Anda terlanjur mengalami gejala maag berupa perut kembung dan nyeri, segera minum Promag saat berbuka puasa. Kandungan Hydrotalcite di dalam Promag akan membantu membentuk lapisan dinding lambung, sehingga mampu mengurangi nyeri karena iritasi asam lambung. Promag tablet telah terpercaya lebih dari 45 tahun, dan halal. Tersedia dalam beberapa sediaan Promag Cair dan Promag Fruity. Juga Promag Double Action yang berfungsi menetralisir dan menekan asam lambung, mengatasi sakit dengan kerja ganda.

Selalu percayakan Promag untuk mengatasi berbagai gejala maag, karena Promag Ahlinya Lambung.


(ROS)