Manfaat Penggunaan Ayam Probiotik pada Ayam Goreng

Raka Lestari    •    Kamis, 05 Apr 2018 15:02 WIB
kesehatan
Manfaat Penggunaan Ayam Probiotik pada Ayam Goreng
Acara Media Luncheon di KFC Kemang, Kamis 5 April 2018. (Foto: Dok. Medcom.id/Raka Lestari)

Jakarta: Siapa yang tak menyukai ayam goreng renyah yang crispy di bagian luarnya? Tak hanya luarnya, tentu saja daging ayamnya juga harus terasa lembut dan lezat.

Oleh karena itu pemilihan bahan baku utama yaitu ayam goreng haruslah menjadi fokus utama. Salah satunya adalah dengan penggunaan ayam probiotik sebagai bahan baku untuk membuat ayam goreng. 

“Kita sebagai chicken expert selalu punya komitmen untuk pengembangan ayam kita. Tidak hanya rasa, kita juga concern dengan bahan baku kita yaitu ayam," ujar Hendra Yuniarto selaku General Manager Marketing KFC Indonesia pada acara Media Luncheon di KFC Kemang, Kamis 5 April 2018.

"Mulai bulan April, kita sudah menggunakan ayam probiotik. Ayam probiotik ini sudah tersedia di store KFC Kemang, Gunawarman, dan Kelapa Gading,” tambah Hendra.


(Acara Media Luncheon di KFC Kemang, Kamis 5 April 2018. Foto: Dok. Medcom.id/Raka Lestari)

(Baca juga: Ayam Goreng Kremes)

“Ayam yang dibudidaya menggunakan suatu aditif yaitu probiotik tidak memiliki kandungan residu negatif di dalam dagingnya. Selain itu, daging ayam probiotik sedikit lebih berserat dibandingkan daging ayam non probiotik,” ujar DR. Ir. Desmayati Z, MS, poultry scientist dan senior researcher untuk KFC Indonesia.

Ia juga menambahkan pada daging ayam probiotik kadar lemak yang terdapat pada abdomen jauh lebih rendah sehingga otomatis kandungan lemak pun lebih rendah. 

Untuk rasa daging ayamnya sendiri, menurut Desmayati tidak jauh berbeda dengan ayam pada umumnya. “Kalau dari segi rasa berbeda sedikit tapi tidak terlalu signifikan tergantung kepekaan setiap individu,” terang Desmayati.






(TIN)