Studi: Mengonsumsi Kafein Saat Hamil Meningkatkan Risiko Obesitas pada Bayi

Raka Lestari    •    Kamis, 03 May 2018 11:44 WIB
kehamilan
Studi: Mengonsumsi Kafein Saat Hamil Meningkatkan Risiko Obesitas pada Bayi
Perempuan yang mengonsumsi kurang dari 50 miligram kafein setiap hari, atau tergolong rendah adalah satu-satunya kelompok yang anak-anaknya tidak mengalami berat berlebih. (Foto: Cristian Newman/Unsplash.com)

Jakarta: Meskipun tidak dilarang, mengonsumsi kopi atau makanan yang memiliki kandungan kafein bisa berpengaruh pada bayi Anda. 

Menurut penelitian terbaru, wanita hamil yang minum kopi atau bahkan yang mengonsumsi makanan dengan kadar kafein rendah memiliki kemungkinan melahirkan bayi yang berisiko lebih tinggi mengalami obesitas. 

Sebuah studi dalam jurnal BMJ Open menemukan hubungan antara porsi kafein dan pertumbuhan berat badan bayi. Dan hasilnya menemukan bahwa kafein yang dicerna pada tingkat apa pun dilaporkan berkaitan dengan risiko yang lebih besar memiliki anak-anak yang mengalami kelebihan berat badan selama beberapa tahun pertama kehidupan mereka. 

"Kafein lewat dengan cepat melalui jaringan, termasuk plasenta, dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk keluar dari tubuh selama masa kehamilan," menurut British Medical Journal. "Kafein juga dikaitkan dengan risiko keguguran yang tinggi dan pertumbuhan janin yang terhambat."

(Baca juga: Ini Alasan Sebaiknya Tidak Minum Kopi Saat Perut Kosong)


(Menurut penelitian terbaru, wanita hamil yang minum kopi atau bahkan yang mengonsumsi makanan dengan kadar kafein rendah memiliki kemungkinan melahirkan bayi yang berisiko lebih tinggi mengalami obesitas. Foto: Tyler Nix/Unsplash.com)

Penelitian tersebut dilakukan terhadap 51.000 wanita hamil yang dilaporkan mendapatkan asupan kafein melalui kopi, teh, minuman ringan, cokelat atau susu cokelat dan makanan penutup seperti kue.

Kemudian data tersebut dibandingkan dengan data yang dikumpulkan pada berat dan tinggi anak berusia 6 minggu, 3 bulan, 6 bulan, 8 bulan, 12 bulan, 18 bulan, 2 tahun, 3 tahun, 5 tahun, 7 tahun dan 8 tahun. 

Perempuan yang mengonsumsi kurang dari 50 miligram kafein setiap hari, atau tergolong rendah adalah satu-satunya kelompok yang anak-anaknya tidak mengalami pertumbuhan berat badan berlebih berdasarkan penelitian tersebut.

50 miligram kafein setara dengan sekitar setengah dari satu cangkir kopi standar yang berukuran 8 ons, menurut U.S. Department of Agriculture guidelines.





(TIN)