Dokter: Gaya Hidup Modern Picu Diabetes Tipe 2

Yatin Suleha    •    Senin, 19 Nov 2018 08:00 WIB
diabetes
Dokter: Gaya Hidup Modern Picu Diabetes Tipe 2
Kontrol asupan manis Anda untuk menjaga tubuh agar terhindar dari diabetes. (Foto: Francisco Mamani/Unsplash.com)

Jakarta: Beberapa tahun terakhir, penderita diabetes tipe 2 mulai meningkat dan tidak hanya ditemukan pada orang dewasa saja. Pengidap diabetes juga ditemukan pada orang muda, remaja, dan anak. 

Hal ini seiring dengan meningkatnya tingkat obesitas karena tidak mempraktikan gaya hidup sehat (aktivitas fisik, asupan makanan seimbang, dan diet yang benar). Hal ini bisa terjadi karena dipicu oleh gaya hidup modern dan serba instan.

Misalkan saja kebiasaan makan atau minum dengan pemanis dan varian rasa ditambah dengan makanan kecilnya yang memiliki kandungan gula tinggi. 

Belum lagi jajanan yang tampaknya menarik dan menambah selera makan, padahal makanan tersebut banyak mengandung gula atau tinggi lemak serta diolah dengan cara yang tidak tepat, seperti banyak menggunakan gula, santan, dan minyak.  

Hal lainnya adalah kurang istirahat dan jarang melakukan aktivitas fisik. Terutama pada anak-anak dan generasi milenial yang sangat dekat dengan gawai. 

(Baca juga: Manfaat Besar Olahraga Bagi Penderita Diabetes Tipe 2)


(Kontrol asupan manis Anda untuk menjaga tubuh agar terhindar dari diabetes. Foto: Ilustrasi. Dok. Donald Chodeva/Unsplash.com)

Mereka bisa menghabiskan waktu dengan duduk, bermain gawai disertai memakan berbagai cemilan hingga berat badan naik tidak terkontrol.

Dr. Rochsismandoko, SP. PD, KEMD, FINASIM, FACE Dokter Spesialis Penyakit Dalam-Konsultan Endokrin Metabolik dan Diabetes dari Omni Hospitals Alam Sutera dalam keterangannya seperti yang tertera dalam rilis dari Sequis yang diterima oleh Medcom.id mengatakan bahwa kita pun dapat mengetahui apakah seseorang menderita DM 2.

Caranya dengan melihat melalui beberapa gejala seperti rasa haus yang berlebihan dan mulut menjadi kering, sering berkemih, sering merasa kekurangan energi hingga kelelahan yang ekstrem.

Selain itu terasa kesemutan pada anggota tubuh seperti rasa kesemutan pada kaki dan tangan, ada infeksi jamur berulang kali yang terjadi pada kulit, penglihatan kabur dan lambat penyembuhan jika terjadi luka. 

“Gejala pada DM tipe 2 sebenarnya lebih mudah dikendalikan dengan gaya hidup sehat dan memantau kadar glukosa dalam darah. Masalahnya, penderita acap kali tidak menyadari dia sudah mengidap diabetes. Jika pun sudah menyadarinya seringkali cenderung diabaikan karena penyakit ini berlangsung dalam jangka waktu lama,” imbuh dr. Rochsismandoko.




(TIN)