Kebotakan Abnormal, Salah Satu Gejala Kambuhnya Kanker Payudara

Torie Natalova    •    Selasa, 23 Oct 2018 16:56 WIB
kanker payudara
Kebotakan Abnormal, Salah Satu Gejala Kambuhnya Kanker Payudara
(Foto: Medicalnewstoday)

Jakarta: Deteksi dini merupakan kunci untuk melawan kanker payudara yang mematikan. Kini, sudah banyak wanita yang semakin sadar akan kanker payudara dengan memeriksa sendiri payudara secara teratur dan melakukan mammogram tahunan. 

Namun, perlu diketahui bahwa kanker payudara dapat bermanifestasi di tempat yang tidak terduga seperti di sekitar tulang selangka, ketiak, dan kulit kepala.

Salah satu peristiwa yang menandakan kanker payudara bisa ditandai dengan kulit kepala yang bermasalah yakni ketika seorang wanita asal Michigan, Patty Bolle yang menemukan sebuah titik kebotakan di bagian kepala yang tampak mencurigakan atau tidak normal baginya.

Ukuran botaknya lebih besar sedikit dari uang koin dan itu terlihat berwarna agak merah, seperti terbakar dan tidak terasa sakit saat ditekan.

Ketika Bolle pergi ke dokter dan melakukan biopsi di kulit kepalanya, dokter mendiganosis bahwa itu merupakan kanker payudara metastasis, stadium paling lanjut dari kanker payudara. Bolle sendiri pernah menderita kanker payudara 13 tahun lalu setelah menemukan benjolan di payudaranya.

Kala itu, ia menjalani rangkaian kemoterapi dan pengobatan radiasi selama sembilan bulan. Perawatan itu berhasil dan selama lima tahun ia merasa tubuhnya sudah bebas dari kanker.

Namun, dengan adanya kebotakan abnormal tersebut, Bolle kembali menjalani pengobatan dengan meminum obat oral untuk membunuh sel kanker. 

Kanker payudara metastatik adalah bentuk paling mematikan dari kanker payudara karena telah menyebar ke bagian tubuh lain, dan yang paling sering terkena adalah tulang, paru-paru, hati dan otak. Meski demikian, manifestasi kanker payudara di kepala dan leher relatif jarang terjadi.

Namun, tidak ada salahnya untuk mulai mengecek kondisi kulit kepala terlebih jika ada kebotakan. Sangat penting untuk melihat atau memperhatikan gejala dan tanda-tanda yang tidak normal dari tubuh Anda. Semakin dini sel kanker diketahui, maka semakin besar kesempatan untuk sembuh.





(DEV)