5 Masalah Kesehatan dengan Gejala Bau Badan

Torie Natalova    •    Minggu, 16 Apr 2017 10:18 WIB
kesehatan
5 Masalah Kesehatan dengan Gejala Bau Badan
(Foto: Genengnews)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bau badan dan bau mulut sementara dapat diatasi dengan mandi, menggunakan deodoran, atau menggosok gigi dengan pasta gigi beraroma mint segar. Tetapi, terkadang bau badan tidak dapat dengan mudah dihilangkan.

Ini bisa karena bau yang ditimbulkan merupakan pertanda adanya masalah kesehatan lain. Bahkan, beberapa penyakit benar-benar dapat menghasilkan bau yang unik menurut sebuah studi di Swedia baru-baru ini.

Berikut adalah lima bau badan umum yang mungkin merupakan sinyal adanya masalah kesehatan yang serius.

1. Bau mulut gejala diabetes

Bau mulut seperti aroma buah-buahan bisa jadi tanda gejala penyakit diabetes. Komplikasi diabetes yang disebut diabetic ketoacidosis terjadi ketika tubuh Anda menjalankan insulin yang rendah dan gula darah meningkat. Orang dengan penyakit diabetes tipe 1 lebih sering mengalaminya dibanding diabetes tipe 2.

Efek dari diabetic ketoacidosis ini bisa menjadi serius bahkan mematikan. Hal ini dapat membuat Anda muntah dan sering buang air kecil sehingga membuat tubuh kehilangan cairan.

2. Bau kaki gejala infeksi jamur

Jika Anda melihat kulit kering, bersisik di sekitar jari-jari kaki, kemerahan dan lecet serta menimbulkan bau, Anda mungkin memiliki infeksi jamur yang disebut athlete's foot. Kaki Anda dapat mengeluarkan bau karena kombinasi bakteri dan jamur mengikis ke dalam kulit dan jari-jari kaki.

Jika Anda mengabaikan penyakit ini, kulit di atara jari kaki menjadi terlalu lembut dan lembap sehingga ini menjadi titik masuk bagi bakteri yang dapat mengembangkan kondisi berbahaya seperti selulitis, infeksi bakteri dan jaringan lunak kulit Anda.

3. Bau pada kotoran gejala intoleransi laktosa

Ketika usus kecil Anda tidak memproduksi enzim yang cukup untuk memecah laktase, sehingga tubuh tidak dapat mencerna laktosa, gula yang ditemukan dalam produk susu. Kondisi ini membuat usus kecil mengarahkan laktosa langsung ke usus, di mana bakteri usus Anda difermentasi. Inilah yang dapat menyebabkan bau busuk pada tinja, perut kembung dan kentut yang bau.

4. Urine bau gejala dari infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih dapat menghasilkan bau urine yang menyengat seperti bau bahan kimia. Hal ini terjadi setelah bakteri yang paling umum yakni E.coli masuk ke saluran kemih dan uretra. Kemudian, mereka berkembang biak di kandung kemih dan menyebabkan infeksi.

Infeksi in iebih sering terjadi pada wanita karena uretra, yakni saluran yang mengalirkan kandung kemih lebih pendek. Pada pria, infeksi ini dapat terjadi jika ada sesuatu yang menghambat kandung kemih untuk mengeluarkan urine.

5. Bau mulut gejala dari sleep apnea

Jika bau mulut tak kunjung hilang, ini bisa jadi tanda Anda mengalami gangguan tidur atau sleep apnea. Gangguan tidur ini dapat menyebabkan mendengkur yang berlebihan, menyebabkan Anda bernapas melalui mulut sepanjang malam. Ini membuat mulut menjadi sangat kering yang merupakan penyebab umum dari bau mulut.

Keadaan ini memungkinkan bakteri untuk berkembang biak lebih mudah, dan menghasilkan gas belerang yang dapat memberikan Anda napas Anda berbau.


(DEV)