Minyak Esensial Bantu Redakan Stres

Indriyani Astuti    •    Kamis, 28 Sep 2017 13:22 WIB
kesehatan
Minyak Esensial Bantu Redakan Stres
(Foto: New Healthy Advisor)

Metrotvnews.com, Jakarta: Minyak esensial populer digunakan sebagai pengharum ruangan. Nyatanya, fungsinya jauh lebih banyak. Minyak yang diambil dari bunga, daun, atau buah tanaman tertentu itu juga bermanfaat bagi kesehatan.

Pakar biologi molekuler dari Texas A&M University, Peter Minke PhD, menjelaskan, minyak esensial yang beraroma khas itu memiliki beberapa manfaat kesehatan, antara lain menangkal radikal bebas yang dikenal sebagai pemicu kanker dan penuaan dini.

"Essential oils (minyak esensial) memiliki kandungan antioksidan yang mampu mengikat radikal bebas untuk diserap kemudian dihilangkan," ujar Minke pada seminar bertajuk Six Reasons Why You Need A Wellness Program yang digelar Young Living Essential Oils Indonesia, di Jakarta belum lama ini.

Minyak esensial, lanjutnya, juga membantu meredakan stres lewat efek aromaterapi, yakni dengan dengan menguapkan minyak esensial menggunakan diffuser sehingga aromanya tersebar ke udara.

"Sejumlah penelitian menunjukkan essential oils dapat membantu meningkatkan perasaan (mood). Cukup dengan menghirup aroma minyak esensial, dapat menciptakan rasa tenang dan positif di dalam diri kita."

Selain melalui efek aromaterapi, minyak esensial juga bisa mengurangi tingkat stres melalui sistem saraf parasimpatik yang berada di tulang belakang dan leher. "Essential oils akan sangat bermanfaat dalam mengurangi stres dengan mengaplikasikannya ke punggung, tulang belakang, dan di leher."

Ia pun mencontohkan beberapa jenis minyak esensial dan efek terapinya, antara lain minyak esensial dari bunga lavender yang bermanfaat untuk menenangkan pikiran dan emosi, serta minyak esensial dari jeruk, rosemary, dan thyme yang dapat menangkal radikal bebas.

Dosis untuk bayi

Pada kesempatan itu juga dijelaskan penggunaan minyak esensial untuk bayi dan anak-anak. Banyak orang yang beranggapan, penggunaan minyak esensial untuk bayi membutuhkan carrier oil seperti minyak nabati untuk mencegah risiko iritasi. Namun, menurut Minke, hal yang perlu diperhatikan bukanlah tentang carrier oil, melainkan dosisnya.

Ia menejlaskan, jika bayi memiliki berat 10 kilogram (kg) atau lebih, dosis minyak esensial yang tepat ialah satu tetes. Adapun untuk bayi yang baru lahir atau memiliki berat kurang dari 10 kg, dosisnya setengah tetes.

"Setengah tetes ini bisa didapatkan dengan meneteskan satu tetes essential oils ke telapak tangan, lalu ambil satu tetes tersebut dengan menggunakan satu jari telunjuk. Untuk pemakaian, akan lebih baik apabila essential oils dioleskan ke bagian punggung bayi karena apabila dioleskan ke tangan ataupun kaki, si bayi dapat memasukkan kaki atau tangannya ke dalam mulut, atau menggosokkan tangannya ke matanya."

Adapun untuk orang dewasa, lanjutnya, cukup gunakan 10-15 tetes essential oils sudah bisa digunakan untuk memijat seluruh tubuh.

Pada kesempatan sama, Country Manager Young Living Indonesia, Anggit Wicaksono, berharap seminar yang dihadiri ratusan anggota Young Living itu diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat Indonesia dalam menggunakan minyak esensial sebagai produk alami untuk menjaga kebugaran.

"Kami berharap melalui penjelasan dari pakar pada acara ini, memberikan pengetahuan baru tentang essential oils sebagai komponen dalam menjalani hidup sehat, juga membantu menciptakan kehidupan yang bebas dari bahan-bahan kimia berbahaya," tutupnya.

 


(DEV)