Spesial Topik Kesehatan

Mengenal Teknik Hipnoterapi untuk Pengobatan

Raka Lestari    •    Senin, 25 Sep 2017 07:00 WIB
kamus kesehatanhipnoterapi
Mengenal Teknik Hipnoterapi untuk Pengobatan
(Foto: hypnotherapy-nlptraining)

Metrotvnews.com, Jakarta: Teknik hipnotis acap kali disalahgunakan untuk kejahatan. Padahal, teknik ini bisa digunakan untuk penyembuhan, terutama untuk trauma psikologis.

Ns. Imelda Yanti, M.Kep., Sp.Kep.An, Terapis Hipnoterapi dan Instruktur dari Indonesian Board of Hypnoteraphy (IBH) memberikan penjelasannya mengenai teknik hipnoterapi.

"Hipnosis sendiri merupakan teknik komunikasi untuk menanamkan sugesti kepada seseorang melalui pikiran bawah sadar, sugesti yang bersifat terapeutik. Manusia itu kan memiliki pikiran sadar, pikiran bawah sadar, dan pikiran tidak sadar," jelasnya saat dihubungi Metrotvnews.com.

Dengan menggunakan metode hipnosis inilah hipnoterapi digunakan. Biasanya ditambah dengan teknik-teknik tertentu untuk menangani masalah psikologi yang dialami seseorang.

Hipnoterapi memiliki banyak manfaat. Tidak hanya sebatas untuk mengatasi masalah-masalah yang berkaitan dengan masalah kejiwaan atau psikologis saja, tetapi juga yang berkaitan dengan dunia medis.

"Di dunia kesehatan sendiri hipnoterapi bisa digunakan untuk menghilangkan nyeri. Rata-rata pasien kanker yang merasa nyeri dan sudah tidak mempan dikasih obat pereda nyeri, diberikan teknik hipnoterapi untuk menghilangkan rasa nyerinya tersebut," tambah Imelda.

Malahan, banyak juga yang menggunakan teknik hipnoterapi saat persalinan untuk mengurangi rasa sakit selama proses melahirkan. Begitu juga untuk mengurangi rasa mual saat trimester pertama kehamilan, bisa dilakukan teknik hipnoterapi ini.

Tahapan Hipnoterapi

Pertama, menggunakan teknik induksi, dimana pasien akan dibimbing untuk mencapai relaksasi fisik yang kemudian nanti akan diikuti relakasasi mental.

Begitu seseorang sudah merasa rileks, pikiran bawah sadarnya akan semakin terbuka untuk menerima sugesti. Setelah masuk lebih dalam lagi ke ruang bawah sadar pikirannya atau biasa disebut kondisi teta, maka akan mulai dimasukan sugesti yang diinginkan pasien. Sugesti yang dimasukan harus berupa kalimat sederhana, positif, dan diucapkan berulang-ulang.

Untuk teknik hipnoterapi ini, menurut Imelda tidak memiliki risiko apa-apa selain rasa nyaman.

"Tidak ada risiko dalam teknik hipnoterapi ini, jadi kalau ada yang bilang takut ketagihan mungkin ketagihannya karena merasa nyaman ya. Karena pada saat induksi itu dan pasien akan merasa rileks sehingga itu yang membuat nyaman. Biasanya orang kalau sudah merasa nyaman kan pengin (meningkatkan) rasa nyaman lagi," pungkasnya.


 


(DEV)