Studi: Kebanyakan Diet Gagal Karena Bujukan Pasangan

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 20 Jul 2018 15:29 WIB
dietstudi kesehatan
Studi: Kebanyakan Diet Gagal Karena Bujukan Pasangan
Studi menyebutkan bahwa cokelat, pizza , dan es krim menjadi salah satu godaan gagal berdiet. (Foto: Rawpixel/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah studi menemukan bahwa satu dari empat warga Amerika gagal melakukan diet karena bujukan pasangan. 

Sebuah survei yang mencari tahu bagaimana dan mengapa upaya untuk makan sehat dan menurunkan berat badan sering gagal menemukan bahwa penyebabnya adalah pasangan yang membawa godaan. 

Sebanyak 24 persen partisipan menyalahkan pasangan mereka karena gagal berdiet, entah karena pasangan membawa cemilan atau mengajak makan. 

Survei yang dilakukan oleh OnePoll dan Isopure tersebut melihat ke dalam keberhasilan dan kegagalan diet dari 2.000 orang Amerika.

(Baca juga: Jimmy Kimmel Berhasil Turunkan 11 Kilogram Berat Badan dengan Diet Ini)

Alasan utama orang gagal diet diantara adalah kurangnya waktu untuk mempersiapkan makan, sering ditraktir saat liburan, pertemuan sosial, mentraktir diri sendiri, dan stres karena pekerjaan. 

Meskipun banyak alasan di balik kegagalan diet adalah sah, ada beberapa yang tampaknya hanya didasarkan pada godaan.


(Pizza berada di urutan pertama godaan yang akhirnya membuat seseorang gagal berdiet. Foto: Tanya Patrikeyeva/Unsplash.com)

Hasil survei antara lain menunjukkan:

1. 38 persen responden gagal dalam diet karena mereka tidak dapat menolak camilan yang lezat.

2. 32 persen lainnya mengklaim bahwa makanan sehat terlalu mahal, sehingga mereka lebih memilih makanan kurang sehat dengan harga lebih murah. 

3. Sebanyak 42 partisipan mengaku mengonsumsi makanan yang mereka merasa lebih baik saat sedang stres, yang menjadi alasan mengapa diet gagal.

Lalu, makanan apa yang paling sulit ditolak saat berdiet? Pizza berada di urutan pertama, disusul dengan es krim, keripik, dan cokelat. Makanan lain yang juga menggungah selera adalah kue, burger, permen, dan keju. 




(TIN)