Serat Jagung Bantu Kuatkan Tulang Perempuan

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 25 Aug 2016 09:40 WIB
kesehatan
Serat Jagung Bantu Kuatkan Tulang Perempuan
(Foto: Foodnavigator)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dua studi menemukan bahwa konsumsi makanan suplemen dengan kandungan serat jagung yang mudah diserap dapat membantu membangun dan menyimpan kalsium dalam tulang.

"Kami mencari apa yang bisa menguatkan tulang pada remaja perempuan dan perempuan lanjut usia, mengingat mereka rentan mengalami patah tulang pada usia tersebut," ujar  profesor dari Purdue University, Connie Weaver, yang terlibat dalam kedua penelitian.

Ia mencatat, serat jagung mudah larut. Prebiotik tersebut membantu tubuh memanfaatkan kalsium pada masa remaja dan setelah menopause.

Serat tersebut melewati bagian bawah usus dimana mikrobioma banyak terdapat pada bagian tersebut. Kemudian, serat dipecah menjadi asam lemak yang bisa mengobati kesehatan tulang.

Dalam studi post-menopausal yang diterbitkan American Journal of Clinical Nutrition tersebut dijelaskan bahwa penyimpanan kalsium diteliti pada 14 perempuan dengan menggunakan isotop yang mengukur ekskresi dari 41 kalsium untuk melihat kekurangan tulang.

Peneliti menganalisis mereka yang mengonsumsi 10 hingga 20 gram serat tersebut dalam 50 hari. Partisipan yang tidak mengonsumsi serat ini juga ikut diteliti.

Hasilnya, penyimpanan kalsium tulang ternyata meningkat sebanyak 4,8 persen dan 7 persen pada mereka yang mengkonsumsi 10 gram dan 20 gram.

"Ini kemungkinan juga berlaku untuk penelitian selama setahun," ujar Weaver.

Pada studi remaja yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition, penelitian dilakukan pada 31 remaja perempuan selama 3 minggu.

Hasilnya,mereka yang mengkonsumsi 10 gram dan 20 gram serat mengalami peningkatan absorpsi kalsium sebanyak 12 persen, yang artinya menambahkan 1,8 persen kekuatan tulang belakang tiap tahun.

Dalam kedua studi tersebut, gejala gastrointestinal juga semakin berkurang pada mereka yang mengkonsumsi serat jagung.

"Kami melihat bahwa prebiotik ini membantu mereka yang biasa mengkonsumsi mineral memiliki tulang yang lebih kuat," tambahnya.


(DEV)