Warna dan Bau Urine Gambaran Kesehatan Anda

Anindya Legia Putri    •    Jumat, 29 Dec 2017 16:57 WIB
kesehatan
Warna dan Bau Urine Gambaran Kesehatan Anda
Ilustrasi. Shutterstock

Jakarta: Makanan, vitamin, dan obat-obatan semuanya bisa mengubah bau dan warna kencing Anda. Misalnya, asparagus menyebabkan bau amonia bagi beberapa orang.

Kencing Anda juga mungkin berbau lebih kuat jika Anda tidak cukup minum air putih atau Anda mengonsumsi suplemen vitamin B-6.

Namun beberapa kondisi kesehatan juga berperan dalam mengubah bau dan warna kencing Anda. Diabetes, infeksi kandung kemih, infeksi ginjal, dan gagal hati bisa mengubah bau kencing Anda.

Segeralah berkonsultasi dengan dokter Anda jika terdapat perubahan mendadak dan terus menerus pada kencing Anda.

Infeksi saluran kemih (ISK)

Jika Anda mengalami infeksi salurah kemih, kencing Anda mungkin berwarna merah atau kecoklatan atau terdapat bercak merah. Mungkin juga hijau dan menimbulkan bau. ISK biasanya terjadi karena bakteri masuk ke kantung kemih atau uretra.

Dokter bisa menguji sampel urin untuk mengetahui apakah Anda terinfeksi. Jangan khawatir, karena hal tersebut dapat diobati dengan antibiotik.

Hiperglikemia

Adalah keadaan saat Anda memiliki terlalu banyak gula (glukosa) dalam darah. Kadar glukosa yang tinggi juga bisa muncul dalam urine. Anda tidak bisa membedakannya dengan melihatnya, namun dokter bisa memeriksa dengan menguji sampel.

Ini bisa menjadi pertanda diabetes dan bisa menyebabkan penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, kebutaan, dan masalah lainnya.

Diabetes

Jika dokter mengira Anda menderita diabetes, dia mungkin akan mencoba untuk melihat apakah Anda memiliki sesuatu yang disebut keton dalam darah dan urine Anda.

Tubuh Anda memproduksi keton ketika mulai memecah lemak untuk energi karena tidak dapat menggunakan gula untuk energi seperti seharusnya.

Dehidrasi

Jika kencing Anda terlihat gelap dan tidak sesering biasanya, itu bisa berarti Anda tidak memiliki cukup air dalam tubuh.

Anda juga mungkin merasa lelah, mual, atau grogi. Dokter dapat menguji sampel urine Anda untuk melihat berapa banyak air di dalamnya.

Kehamilan

Strip kimia dari alat kehamilan yang dibeli di apotek dapat menguji urine wanita untuk hormon yang hanya akan ada jika dia hamil (ini disebut human chorionic gonadotropin atau hCG). Hasilnya kemungkinan besar akan akurat 5 sampai 10 hari kemudian.

Glomerulonefritis

Urine berdarah atau busa bisa menjadi pertanda penyakit ini. Hal ini juga bisa membuat wajah atau pergelangan kaki Anda membengkak dan menyebabkan kram otot dan kulit gatal. Hal terjadi ketika filter kecil di salah satu ginjal Anda meradang.

Hal tersebut bisa membuat cairan dan limbah terbentuk di tubuh Anda dan menyebabkan masalah seperti tekanan darah tinggi atau gagal ginjal. Glomerulonefritis dapat disebabkan oleh beberapa masalah kesehatan, termasuk diabetes, infeksi, atau penyakit autoimun.

Vaskulitis

Kencing Anda mungkin berwarna seperti teh dan menderita demam dan pegal-pegal. Ini terjadi ketika antibodi Anda sendiri, menyerang pembuluh darah kecil di salah satu organ. Hal ini dapat menyebabkan darah dan protein dalam urine Anda dan bisa membuat ginjal Anda berhenti bekerja.

Lupus

Penyakit ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang bagian tertentu dari tubuh. Jika itu mempengaruhi ginjal Anda (lupus nephritis), bisa menyebabkan urin berdarah atau berbusa.

Tidak ada obatnya, dan dokter tidak yakin apa yang menyebabkan kondisi yang kebanyakan mempengaruhi wanita.


(TRK)