Penggunaan Obat Kumur Lebih Sering Tingkatkan Risiko Diabetes

Nia Deviyana    •    Rabu, 29 Nov 2017 16:19 WIB
diabetes
Penggunaan Obat Kumur Lebih Sering Tingkatkan Risiko Diabetes
Penggunaan Obat Kumur Lebih Sering Tingkatkan Risiko Diabetes (Foto: Shutterstock)

Jakarta: Sebagian besar dari kita menggunakan obat kumur setidaknya sekali atau dua kali dalam sehari. Namun, tahukah Anda bahwa rutinitas tersebut bisa meningkatkan kadar gula darah?

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang menggunakan obat kumur setidaknya dua kali sehari berisiko 55 persen lebih tinggi terkena diabetes, bila dibandingkan dengan orang yang lebih jarang menggunakannya.

Hal ini, pada akhirnya mengarah pada gangguan metabolisme, menyebabkan pergeseran tingkat tekanan darah dan meningkatkan risiko diabetes pada saat yang bersamaan.

"Tujuan kami adalah untuk mengevaluasi hubungan antara penggunaan obat kumur pada awal dan hubungannya dalam mengembangkan prediabetes atau diabetes selama 3 tahun," ujar Kaumudi J Joshipura, peneliti di Harvard University seperti dilansir dari Indian Express.

"Penggunaan rutin produk obat kumur antibakteri secara tidak terkendali menyebabkan lebih banyak kerugian daripada manfaat," tambah Joshipura.

Para peneliti menganalisis lebih dari 1.206 peserta berusia antara 40 sampai 65 tahun yang tidak memiliki riwayat penyakit kardiovaskular atau diabetes tertentu. Sebanyak 43 persen partisipan menggunakan obat kumur setidaknya sehari sekali, dan 22 persen menggunakan obat kumur dua kali dalam sehari.

Temuan menemukan, bahwa penggunaan obat kumur kurang dari dua kali sehari tidak menunjukkan hubungan terhadap diabetes, berbeda dengan orang yang menggunakannya dua kali lebih dalam sehari.




(DEV)