4 Faktor yang Mendukung Ketertarikan Seksual Seseorang

Yatin Suleha    •    Rabu, 18 Oct 2017 12:03 WIB
seks
4 Faktor yang Mendukung Ketertarikan Seksual Seseorang
Dalam studi tersebut juga ditemukan bahwa tingkat oksidatif stres juga mempengaruhi ketertarikan secara seksual seseorang. (Foto: Alvin Mahmudov/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Beberapa studi yang dilakukan oleh para peneliti ternyata menghasilkan kesimpulan dalam ilmu pengetahuan soal beberapa nilai ketertarikan seseorang terhadap orang lain.

Jika Anda kadang bertanya, kenapa saya tertarik (terutama secara seksual) dan saya tak tahu kenapa, mungkin beberapa ulasan di bawah ini bisa jadi jawabannya:

1. Bentuk wajah
Tak diragukan lagi, wajah adalah hal pertama yang dilihat oleh banyak orang. Dalam studi LiveScience dijelaskan bahwa bagaimana hormon estrogen dan testosteron bertanggungjawab atas perkembangannya masing-masing tulang wajah pada wanita dan pria bisa membuat nilai ketertarikan seseorang lebih besar.

Peneliti menemukan bahwa wanita yang memiliki alis yang kecil dan dagu yang kecil (sedikit meruncing) dengan tatapan mata yang tajam bisa terlihat sebagai nilai ketertarikan seksual yang besar. Sebaliknya, pria yang punya dagu dan alis yang agak lebar dianggap seksi dan mempunyai nilai daya pikat seksual yang tinggi.



(Baca juga: 6 Hal Penting Sebelum dan Sesudah Berhubungan Seks)

2. Suara yang seksi
Suara yang dalam dari seorang pria diasosiasikan dengan lebih banyaknya testosteron, sedangkan suara yang kecil dan sedikit meninggi stereotypenya sebagai "feminin" pada wanita.

Namun studi juga menemukan bahwa suara wanita yang datar juga merupakan sesuatu yang seksi. Dalam laporan studi dari Psychology Today juga menemukan bahwa ketertarikan seseorang pada orang lain bisa dipicu dari suaranya, bahkan saat mereka belum bertemu muka. "Namun, nilai ketertarikan seksual seseorang akan lebih besar lagi ketika bertemu langsung dan merasakan pengalaman baik secara vokal maupun visual," ujar peneliti.

3. Panjangnya kaki
Penelitian ini sedikit menemukan hal yang aneh, yaitu panjang atau tidaknya kaki seseorang bisa mempengaruhi nilai ketertarikan seksual terhadap seseorang.

"Pria cenderung menyukai wanita yang memiliki kaki yang panjang sebagai sesuatu yang dinilai seksi. Sedangkan bagi wanita, pria dengan kaki yang tidak terlalu panjang, dan punggung yang lebar merupakan keseksian yang tinggi nilainya."

4. Simetris
Memang tak ada manusia yang 100 persen sempurna kesimetrisannya, kecuali mereka memperbaikinya lewat operasi plastik. Namun, dalam studi tersebut juga ditemukan bahwa tingkat oksidatif stres juga mempengaruhi ketertarikan secara seksual seseorang. 

Dalam temuan studi para peneliti melihat bahwa semakin rendah tingkat oksidatif stres seseorang, semakin simetri tubuh mereka. 

Oksidatif stres pada seseoang berkaitan dengan ketidakseimbangan dalam level radikal bebas di dalam tubuh. Dan peneliti menyimpulkan, "pria yang dinilai menarik secara seksual adalah mereka para pria yang secara signifikan memiliki level oksidatif stres yang lebih rendah."










(TIN)