Ini Alasan Mengapa Keputusan Acak Kebanyakan Dilakukan Saat Pertengahan 20 Tahun

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 18 Apr 2017 16:02 WIB
studi kesehatan
Ini Alasan Mengapa Keputusan Acak Kebanyakan Dilakukan Saat Pertengahan 20 Tahun
Usia adalah faktor utama mengapa seseorang bisa bertindak secara acak. (Foto: Go Red For Women)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pikiran acak terkadang muncul begitu saja dalam pikrian tanpa bisa dikontrol. Meski dianggap tak jelas, proses munculnya pikiran tersebut ternyata cukup rumit. 

Hector Zenil, seorang profesor di Karolinska Institute di Stockholm, Swedia, mengungkapkan bahwa otak bertugas untuk menemukan pola yang bahkan memang tak ada, misalnya saat melihat awan atau bintang di langit. 



Zenil bersama sejumlah peneliti melihat pada bagaimana kemampuan seseorang membuat keputusan acak selama hidup. Mereka merekrut 3.400 orang berusia 4-91 tahun untuk melakukan tugas secara daring dan mengukur kemampuan para partisipan dalam bertindak secara acak. 

(Baca juga: Makanan Terburuk untuk Kesehatan Otak Anda)

Para partispan diinstruksikan untuk melakukan beberapa tugas seperti berhipotesa tentang sisi koin mana yang muncul jika koin diputar, menebak kartu apa yang keluar setelah dikocok dan diambil secara acak, atau angka yang muncul dari lemparan dadu. 

Dari semua kontrol, seperti jenis kelamin, bahasa yang digunakan, dan pendididkan; mereka menemukan bahwa usia adalah faktor utama mengapa seseorang bisa bertindak secara acak. 



"Usia terbaik untuk bertindak acak adalah 25 tahun dan kemampuan tersebut akan menurun secara berkala seiring bertambahnya usia," demikian menurut para peneliti. 

Menurut penelitian tersebut, perilaku acak membutuhkan kemampuan kognitif seperti ingatan dan fokus, yang mana akan menurun jika semakin tua. Oleh karena itu, tindakan acak akan menurun dengan cepat saat menginjak 60 tahun. 







(TIN)