Semakin Banyak Remaja Alami Cedera Tangan Karena Selfie

Torie Natalova    •    Minggu, 02 Oct 2016 16:26 WIB
kesehatan
Semakin Banyak Remaja Alami Cedera Tangan Karena Selfie
(Foto: Hercampus)

Metrotvnews.com, Jakarta: Swafoto atau selfie merupakan jenis foto portrait yang diambil oleh diri sendiri. Selfie identik dengan narsis. Bahkan, begitu berkembangnya cara foto ini membuat perusahaan gadget menawarkan kamera canggih hanya untuk selfie.

Sayangnya, selfie bisa membuat Anda cedera. Beberapa dokter tulang mengakui semakin banyak orang yang berobat karena mengalami carpal tunnel dan cedera tangan karena terlalu sering selfie.

Carpal tunnel sendiri merupakan rasa sakit atau kesemutan pada tangan akibat tekanan pada saraf median pergelangan tangan.

Menurut Dr. Charles Kim, spesialis rehabilitasi muskuloskeletal di Rusk Rehabilitation NYU Langone Medical Center, dalam beberapa tahun terakhir adanya peningkatan carpal tunnel syndrome dan tendinitis dari usia remaja masa kini.

Jika dilihat pada 10-15 tahun lalu, penyakit yang sama dialami remaja yang jatuh dari sepeda.

"Kami melihat cedera lebih banyak pada pasien yang lebih muda karena cara menggunakan teknologi," kata Kim.

Namun, Anda jangan mengira bahwa sakit pada tangan tersebut adalah hal yang baru. Cedera tangan serupa sudah meningkat sejak zaman ponsel Blackberry dimana orang-orang menggunakan fasilitas BBM setiap saat. Kondisi ini memicu orang mendapatkan tendinitis atau peradangan di tendon bagian ibu jari.

Terlalu sering selfie membuat tekanan yang terlalu besar ke otot dan itu mengiritasi daerah di mana otot beasal yakni dari tulang sehingga menyebabkan peradangan.

Do

Jika Anda tak ingin terkena cedera tendon, sebaiknya kurangi selfie mulai sekarang. Pasalnya, tak hanya cedera, selfie juga berisiko tinggi pada kematian. Peristiwa selfie yang berujung kematian dialami oleh turis asal Jerman, Oliver Park yang tewas di Machu Picchu, Peru, setelah jatuh dari tebing saat mencoba selfie.


(DEV)