Banyak Orang Abaikan Asupan Gizi Mikronutrien

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 31 Oct 2017 17:53 WIB
kesehatan
Banyak Orang Abaikan Asupan Gizi Mikronutrien
(Foto: Fasthealthtips)

Metrotvnews.com, Jakarta: Defisiensi gizi mikro dan makronutrien menjadi topik yang dibahas dalam Asia Pacifik Food Forum yang digelar pada 30-31 Oktober di Jakarta. Sebagaimana diketahui, defisiensi gizi dapat menyebabkan dua masalah kesehatan sekaligus, yakni malnutrisi dan obesitas.

Mikronutrien adalah zat gizi di luar makronutrien (karbohidrat, protein, dan lemak) yang terdiri dari vitamin dan mineral.

"Masalah mikronutrien sudah ada sejak dulu, tetapi baru disadari bahwa kekurangan mikronutrien dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti jantung atau stroke," ujar Dirjen Farmasi san Alat Kesehatan Kemenkes RI Maura Linda Sitanggang dalam konfrensi pers EAT Asia Pacific Competence Forum di Jakarta, Selasa (31/10/2017).

Menurutnya, munculnya penyakit tak menular tersebut (PTM) juga bisa memengaruhi kesehatan mental dan kecerdasan.

Oleh karena itu, forum tersebut membahas tentang strategi apa yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, di mana beberapa sudah dilakukan seperti pemberian suplemen (suplementasi), fortifikasi dan biofortifikasi, pendidikan nutrisi, modifikasi, diversifikasi pangan, dan penyediaan pangan.

Linda juga menerangkan bahwa teknologi turut berperan penting dalam hal penyediaan bahan pangan, terutama pemanfaatan sisa makanan. Ia memberi contoh, penggunaan kulit buah.

"Misalnya kita menggunakan kulit manggis atau bagian dalam nanas dimana yang dapat menjadi mikronutrien untuk tubuh bila diolah dengan teknologi tertentu," terangnya.

Selain itu, pangan fungsional fitokiami bisa dijadikan sebagai alternatif dalam mempercepat mengatasi kebiasaan konsumsi yang tidak sehat di kawasan Asia Pasifik.

Pangan fungsional adalah pangan yang memberi manfaat kesehatan di luar zat-zat gizi dasar. Sementara, fitokimia adalah zat yang ditemukan dalam sayur dan buah untuk melawan radikal bebas dalam tubuh.




(DEV)