Makan Protein Berlebihan Dapat Menaikkan Berat Badan?

Torie Natalova    •    Jumat, 08 Dec 2017 07:19 WIB
kesehatandiet
Makan Protein Berlebihan Dapat Menaikkan Berat Badan?
Sebuah penelitian menunjukkan banyak orang yang dietnya terdiri dari lebih 20 persen protein terutama protein hewani, secara signifikan lebih mungkin untuk mendapatkan lebih dari 10 persen penambahan berat badan. (Foto: Pixabay.com)

Jakarta: Banyak wanita menemukan bahwa diet tinggi protein merupakan 'tiket' untuk menurunkan berat badan. Hal ini masuk akal karena protein pecah lebih lambat daripada karbohidrat sehingga membantu Anda untuk merasa kenyang lebih lama.

Mengonsumsi protein yang cukup membantu Anda mengurangi lebih sedikit otot saat menurunkan berat badan. Selain itu, memilih makanan protein lebih sehat dibanding karbohidrat olahan.

Tetapi, sebuah penelitian menunjukkan banyak orang yang dietnya terdiri dari lebih 20 persen protein terutama protein hewani, secara signifikan lebih mungkin untuk mendapatkan lebih dari 10 persen penambahan berat badan.


(Bagian daging tertentu dapat membuat perut terasa kenyang namun itu dikemas lebih banyak kalori daripada yang Anda pikirkan. Foto: Pixabay.com)

Empat cara diet protein tinggi ini bisa menghalangi program penurunan berat badan Anda tanpa disadari.

1. Makan terlalu banyak daging
Bagian daging tertentu dapat membuat perut terasa kenyang namun itu dikemas lebih banyak kalori daripada yang Anda pikirkan. Kalori berlebih itu tidak masuk ke otot bisep Anda, mereka akan berubah menjadi lemak.

2. Menjauhi karbohidrat
Memangkas konsumsi karbohidrat memang bisa dilakukan, tetapi ini dapat merusak suasana hati Anda dan membuat tubuh mengidam karbohidrat. Sumber bahan bakar yang disukai otak adalah glukosa atau karbohidrat. Ketika Anda akhirnya makan karbohidrat lagi, ada kemungkinan Anda akan berlebihan dan membatalkan kemajuan dari program diet Anda.

Untuk memperbaikinya, jaga keseimbangan dengan mendapatkan sekitar 50-55 persen kalori harian dari karbohidrat sehat. Anda tetap bisa menurunkan berat badan dengan mengonsumsi karbohidrat juga.

(Baca juga: 5 Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Diet Ketat)


(Sebuah penelitian menunjukkan banyak orang yang dietnya terdiri dari lebih 20 persen protein terutama protein hewani, secara signifikan lebih mungkin untuk mendapatkan lebih dari 10 persen penambahan berat badan. Foto: Pixabay.com)

3. Anda tidak miliki energi untuk berkegiatan
Karbohidrat adalah sumber bahan bakar terbaik untuk aktivitas apapun. Memangkas seluruhnya dan menggantinya dengan protein dapat menyebabkan Anda merasa lelah sehingga tubuh menjadi kurang olahraga atau aktif. Protein tinggi tidak harus berarti tidak ada karbohidrat. 

Anda dapat mengenalkan beberapa karbohidrat utuh dari buah-buahan, kacang polong dan biji-bijian ke dalam makanan Anda dan tingkat energi akan meningkat.

4. Tidak cukup serat
Serat menyerap cairan untuk membantu Anda merasa lebih kenyang dan menjaga saluran pencernaan tetap sehat dengan memberi makan bakteri baik. Tapi, jika Anda memusatkan perhatian pada protein, Anda mungkin tidak mendapatkan cukup banyak buah, sayuran dan biji-bijian.

Padahal, ini merupakan sumber nutrisi dan serat utama yang dapat membantu Anda merasa lebih kenyang. Jika Anda terlalu banyak makan protein, Anda tidak mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus.











(TIN)