A2KPI, Wadah untuk Bersuara tentang Kebijakan Pengobatan Kanker Perempuan

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 28 Mar 2018 07:11 WIB
kesehatankanker
A2KPI, Wadah untuk Bersuara tentang Kebijakan Pengobatan Kanker Perempuan
Organisasi pasien kanker bertujuan untuk mendampingi pasien dalam perjalanan pengobatan. (Foto: Dok. Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan)

Jakarta: Selain obat, pasien kanker juga membutuhkan dukungan dalam masa pengobatan, baik dari keluarga maupun perkumpulan penyitas yang merasa senasib sepenanggungan.

"Organisasi pasien kanker tujuannya hanya satu, yaitu untuk mendampingi pasien dalam perjalanan pengobatan," ujar Shanti Persada dari LOVEPINK dalam forum diskusi publik, Selasa 27 Maret 2018.

Namun, tak hanya itu, bentuk kepedulian lain terkait kanker seperti menyerukan tindakan promotif dan preventif juga dirasa perlu untuk digaungkan semakin kencang pada masyarakat luas.

Inilah alasan dibentuknya Asosiasi Advokasi Kanker Perempuan Indonesia (A2KPI) yang diresmikan pada Selasa 27 Maret 2018 di Kementerian Kesehatan Jakarta.

Perkumpulan yang terdiri dari 13 organisasi pasien kanker tersebut merupakan penegasan tentang perlunya keterlibatan organisasi pasien kanker dalam menyusun kebijakan untuk penanganan kanker, terutama kanker perempuan.

(Baca juga: Survivor Kanker Payudara Berbagi Tips Mencegah Mual Usai Jalani Kemoterapi)

"Melalui A2KPI, kami ingin agar para pembuat kebijakan agar memprioritaskan upaya pencegahan dan perawatan kanker perempuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian," tambahnya.

Selain itu, Aryanthi Batamuli selaku ketua umum Cancer Information and Support Center (CISC) juga berharap agar beberapa keluhan dapat diperdengarkan melalui perkumpulan tersebut seperti penjaminan ketersediaan obat dan kemudahan fiskal, meninjau kembali kebijakan kesehatan, dan melibatkan pasien dalam proses pembuatan kebijakan kanker.

Beberapa program A2KPI berencana melakukan beberapa aktivitas seperti serangkaian workshop mengenai advokasi sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan organisasi dalam memberikan masukan saat diskusi kebijakan.

Ketiga belas organisasi yang mendukup A2KPI adalah Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), Yayasan Kanker Indonesia-DKI Jakarta, Yayasan Kanker Indonesia Pusat, LOVEPINK, Bandung Cancer Society, Yayasan Peduli Kanker Priangan, Think Survive, Makassar Cancer Care Community, Meta Menggala, Pink Shimmer Inc, Reach to Recovery Surabaya, Bali Pink Ribbon, dan CISC.








(TIN)