Tak Selalu Buruk, Ketahui Manfaat Memikirkan Kegagalan Masa Lalu

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 27 Mar 2018 16:49 WIB
kesehatan mental
Tak Selalu Buruk, Ketahui Manfaat Memikirkan Kegagalan Masa Lalu
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Sebuah studi menemukan bahwa menuliskan dan memikirkan kegagalan masa lalu dapat meningkatkan respons tubuh terhadap stres, dan meningkatkan performa dalam melakukan tugas baru.

Teknik tersebut juga bermanfaat pada bidang lain seperti terapi, edukasi, dan olahraga.

"Studi kami menunjukkan bahwa dalam situasi stres di masa depan, menuliskan kegagalan di masa lalu membuat respons tubuh terhadap stres lebih baik," ujar penulis Brynne DiMenichi dari Rutgers University-Newark, dilansir dari The Health Site.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Behavioral Neuroscience tersebut mencari tahu efek menulis kegagalan masa lalu pada performa di masa depan dengan cara membagi partisipan dalam dua kelompok.

Kelompok pertama diminta menuliskan kegagalan mereka, sementara kelompok kontrol menuliskan hal yang tak berhubungan dengan diri mereka.

Kemudian, para peneliti mengukur kortisol, hormon stres, para partisipan melalui air liur sebelum dan saat melakukan tugas.

Hasilnya, tingkat kortisol pada kelompok pertama lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol saat melakukan tantangan baru.

Mereka juga menemukan, partisipan yang menuliskan kegagalan masa lalu cenderung lebih hati-hati dalam membuat keputusan dan tampil lebih baik dibandingkan kelompok kontrol.

"Penelitian ini mengindikasikan bahwa menulis dan berpikir secara kritis tentang kegagalan masa lalu dapat menyiapkan seseorang menghadapi tantangan baru secara fisiologis dan kognitif," tukas DiMenichi.


Lihat video:





(DEV)