Pola Makan Vegan Bantu Pengobatan Kanker Payudara Lebih Baik

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 08 Nov 2017 16:21 WIB
Pola Makan Vegan Bantu Pengobatan Kanker Payudara Lebih Baik
Diet vegan tingkatkan efektivitas pengobatan kanker payudara (Foto: Medical News Today)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi dari University of Alabama di Birmingham menemukan bahwa pola makan berbasis tumbuhan tertentu dapat mengurangi risiko kanker payudara reseptor estrogen positif (ER-positif).

Sekitar 80 persen kanker payudara adalah ER-positif yang artinya kanker payudara tumbuh karena respon dari hormon estrogen. Umumnya, dilakukan terapi hormon untuk memperlambat atau menghentikan pertumbuhan tumor. Bentuk kanker payudara yang lebih jarang tapi mematikan adalah ER-negatif, dan ini cenderung tidak merespons terapi hormon.

"Sayangnya, hanya terdapat sedikit opsi untuk wanita yang terkena kanker darah ER-negatif. Karena prognosis buruk jenis kanker ini, kemajuan baru dalam pencegahan dan pengobatan untuk kanker payudara negatif-negatif memiliki arti penting," tukas Trygve Tollefsbol, PhD, DO, seorang profesor biologi dan ilmuwan senior di University of Alabama di Birmingham's Comprehensive Cancer Centre.

Para peneliti mengidentifikasi dua zat dalam makanan yang diketahui dapat mencegah kanker: sulforaphane dari sayuran seperti brokoli dan kembang kol; dan polifenol yang ditemukan dalam teh hijau.

Ketika senyawa ini digabungkan dan diberikan sebagai pengobatan diet pada tikus, tumor mereka berubah dari ER-negatif menjadi ER-positif, sehingga kanker menjadi mudah diobati dengan obat penghambat estrogen, yaitu tamoxifen.

Tollefsbol dan rekannya berharap dapat mengidentifikasi cara untuk mengubar ekspresi gen pada penyakit fatal, seperti kanker payudara ER-negatif yang kebal pada terapi hormon. Ia mencoba menggabungkan senyawa pencegahan kanker untuk penyakit tersebut.

"Satu alasan mengapa banyak bidang malu menggabungkan dua atau lebih komponen sekaligus untuk penelitian pengobatan adalah karena takut muncul efek samping atau interaksi yang tak jelas," papar Tollefsbol.

Oleh karena itu, Tollefsbol memilih komponen yang dipastikan dapat memberi efek positif namun memiliki mekanisme berbeda tanpa mengintervensi pengobatan lain.

Namun, segala jenis pola makan vegan dapat dilakukan para penderita, meski pola makan vegan secara umum akan membuat proses pengobatan lebih mudah.

"Penelitian ini merupakan pendekatan awal untuk mencegah dan mengobati kanker payudara ER-negatif, yang diderita ratusan hingga ribuan orang. Langkah selanjutnya adalah percobaan klinis yang mana pada akhirnya memberikan pengobatan lebih efektig pada wanita penderita kanker secara umum," pungkas Yuanyuan Li, MD, PhD, asisten peneliti profesor biologi.
(DEV)