Seri Tonggak Perkembangan Batita

Tonggak Perkembangan Anak Usia 1-6 Bulan

   •    Kamis, 20 Dec 2018 13:55 WIB
perkembangan anak
Tonggak Perkembangan Anak Usia 1-6 Bulan
Kini perkembangan si kecil tampak begitu pesat. Tubuhnya yang mungil kini secara bertahap mulai tumbuh serta berkembang. (Foto: Tim Bish/Unsplash.com)

Jakarta: Kini perkembangan si kecil tampak begitu pesat. Tubuhnya yang mungil kini secara bertahap mulai tumbuh serta berkembang dengan proporsional.

Si kecil juga kini mulai memasuki tahap perkembangan yang krusial dalam kehidupannya. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda memantau tahap perkembangan si kecil sejak usia 0-6 bulan dan berikan dukungan tepat untuk mengoptimalkan perkembangannya.

Jadi apa yang harus dilakukan oleh bayi yang baru lahir? Dilansir dari BabyCenter menjelaskan, pada dasarnya bayi hanya melihat dunia yang buram. Bayi yang baru lahir juga hanya bisa menahan tatapannya selama beberapa detik saja.

Lalu kapan mata bayi dapat melihat sepenuhnya? Ini adalah pertanyaan yang wajar dilontarkan oleh orang tua baru memiliki bayi. Bila Anda termasuk salah satunya, pahamilah setiap bayi unik dan berkembang sesuai dengan kecepatannya sendiri.

(Baca juga: Tonggak Perkembangan Anak Usia 25-36 Bulan)


(Pada dasarnya bayi hanya melihat dunia yang buram. Bayi yang baru lahir juga hanya bisa menahan tatapannya selama beberapa detik saja. Foto: Shelby Miller/Unsplash.com)

Jadi yang dapat Anda perhatikan hanya rentang usia umum ketika sebagian besar bayi mencapai tonggak pencapaian tumbuh kembangnya.

Hingga usianya menginjak 3 minggu, barulah dapat menahan tatapannya lebih lama. Lebih tepatnya bayi Anda tidak dapat fokus lebih jauh dari 8 hingga 12 inci, hanya jarak yang dekat untuk menatap wajah Anda. Jarak ini sesuai dengan jarak wajah ibu saat menyusinya.

Bagi si kecil, dunia akan jadi penuh warna baru saat usianya memasuki 4 sampai 6 bulan. Di usia ini, mata bayi sudah lebih mampu melihat warna dan merasakan kedalaman objek-objek yang dilihatnya.

Pada usia ini, waspadailah perilaku visual yang buruk pada si kecil. Misalnya bila mata si kecil tidak mengikuti objek atau adanya gerakan lain yang tak biasa. Selalu percaya pada intuisi Anda. Bawa si kecil ke dokter, bila Anda merasa ada sesuatu yang mencurigkan pada penglihatannya.

Maria Fransiska




(TIN)