Gerakan Peregangan untuk Rehabilitasi Stroke

Dhaifurrakhman Abas    •    Kamis, 20 Dec 2018 11:00 WIB
kesehatanstroke
Gerakan Peregangan untuk Rehabilitasi Stroke
Berikut beberapa peregangan sederhana yang bisa Anda terapkan. (Foto: Rawpixel/Unsplash.com)

Jakarta: Sudah bukan rahasia lagi jika olahraga banyak manfaatnya. Bisa membuat tubuh menjadi lebih fit dan meningkatkan kualitas sistem motorik.

Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi setiap orang. Lebih lagi buat penderita semacam stroke.

Stroke terjadi ketika pasokan darah menuju otak terganggu atau sama sekali berkurang. Hal ini menyebabkan matinya sistem otak hingga menimbulkan kerusakan permanen pada bagian tubuh tertentu.

Penderita stroke umumnya bakal menghadapi berbagai kesulitan setelah terserang penyakit ini. Seperti gangguan mental, emosional pula gangguan motorik.

Memilih langkah-langkah semacam terapi medis bisa membantu menyembuhkan stroke. Namun Anda tak boleh pasrah saja,  disarankan berolahraga dalam membantu penyembuhan pasca terapi medik.

Anda tak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat. Cukup melakukan olahraga peregangan yang mendukung meningkatkan kinerja sistem motorik. Lebih jauh, berikut beberapa peregangan sederhana yang bisa Anda terapkan.


(Peregangan siku berfokus pada mengembalikan berbagai gerakan ke siku. Latihan ini bisa dilakukan sambil duduk atau berdiri. Foto: Jacob Postuma/Unsplash.com)

(Baca juga: Manfaat Olahraga Dua Kali Sehari)

1. Peregangan tangan
Gerakan meregang tidak hanya membantu penderita stroke pulih dari penyakit itu. Tetapi juga bisa membantu orang yang belum terkena stroke pada tingkat penurunan risiko hingga 30 persen.

Peregangan sangat penting untuk kelenturan. American Heart Association menyebut olahraga ini bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan kardiovaskular, kemampuan berjalan, kekuatan otot, serta fleksibilitas.

Untuk latihan ini, Anda bisa memulainya dengan latihan pergelangan tangan. Letakan telapak tangan di atas meja dan putar pergelangan tangan sehingga jari-jari mengarah ke arah tubuh Anda.

Gerakkan tubuh ke belakang sampai Anda meregangkan bagian dalam lengan. Bersandarlah di meja untuk mendapat dukungan jika diperlukan untuk membant Anda.

2. Peregangan siku
Peregangan siku berfokus pada mengembalikan berbagai gerakan ke siku. Latihan ini bisa dilakukan sambil duduk atau berdiri. Tumpukan lengan pada posisi yang nyaman. Kemudian lakukan gerakan membengkok dan meluruskan siku semacam gerakan halter curl.

Jangan terburu-buru dalam melakukannya. Anda mesti merasakan setiap detil gerakan yang membuat otot terasa meregang.

3. Latihan keseimbangan
Stroke merusak kinerja otak. Kerusakan ini yang pada dasarnya membuat sistem penyeimbang tubuh yang diperankan bagian motorik melalui otak menjadi kacau.

Oleh sebab itu, pengidap stroke disarankan untuk melatih kembali gerakan keseimbangan. Sederhananya, Anda bisa melakukan gerakan bersandar pada kursi atau anak tangga.

Angkat lengan dan pinggul hingga otot triceps meregang. Lalu lakukan gerakan menyilangkan kaki ke arah kanan dan kiri.




(TIN)