Olahraga Trampolin 20 Menit Setara dengan Lari Satu Jam

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 23 Sep 2016 18:09 WIB
olahraga
Olahraga Trampolin 20 Menit Setara dengan Lari Satu Jam
Saat Anda senang melakukan sebuah olahraga, faktor tersebut akan menutupi kerja keras Anda dan hanya berfokus pada hal itu. (Foto: Metaphoricalplatypus)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi dari American Council on Exercise (ACE) menemukan, bahwa memantulkan tubuh di trampolin selam kurang lebih 20 menit, memiliki manfaat yang sama dengan olahraga lari, serta membuat perasaan lebih baik dan senang. 

Penelitian tersebut membiarkan 24 mahasiswa melompat-lompat di atas trampolin mini selama 19 menit, kemudian mengukur detak jantung dan oksigen yang keluar setiap menit.

Bermain trampolin adalah jenis olahraga dengan intensitas besar hingga sedang, yang memberi efek fisik yang sama seperti berjalan selama hampir 10 kilometer dalam satu jam, bersepeda, bermain bola, atau basket. 

(Baca juga: Jangan Abaikan Pemanasan sebelum Olahraga, Ini Alasannya)

Namun, ketika mereka ditanyakan hal serupa, mereka menganggap olahraga ini memiliki intensitas ringan hingga sedang, karena merasa olahraga tersebut lebih mudah dari yang diperkirakan. Selain itu melompat di trampolin juga bisa dijadikan sebagai pendinginan pada otot betis dan kaki. 

"Salah satu kelemahan dari olahraga berlari adalah bahwa olahraga itu dapat menyebabkan cedera ortopedi," kata penulis studi John Porcari, profesor olahraga dan ilmu olahraga di University of Wisconsin La Crosse. 

Meskipun gerakan yang dilakukan hampir sama antara lari dan melompat, trampolin dapat menyerap goncangan tersebut sehingga memberi efek dampak tekanan pada kaki yang lebih rendah. "Olahraga ini menyerap goncangan lebih banyak dibandingkan saat Anda berjalan," pungkasnya. 

Kelebihan lain dari olahraga ini adalah, perasaan senang saat melakukannya. "Jika Anda melakukannya dengan senang, faktor tersebut akan menutupi kerja keras Anda dan hanya berfokus pada hal itu," tutup Porcari. 





(TIN)