Enam Efek Bahaya Tidur Terlalu Lama

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 03 Sep 2016 19:35 WIB
kesehatan
Enam Efek Bahaya Tidur Terlalu Lama
Enam Efek Bahaya Tidur Terlalu Lama (Foto: shutterstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tidur yang berkualitas sangat baik untuk tubuh agar tetap fokus dan bersemangat di siang hari. Kurang tidur membuat tubuh mengalami obesitas dan kematian dini. Namun, tidur terlalu banyak juga tidak lebih baik.

"Individu yang tidur lebih dari 10 jam per hari memiliki kondisi kesehatan yang lebih buruk dibandingkan mereka yang tidur 7 hingga 8 jam," ujar Susan Redline, profesor di bidang pengobatan tidur di Harvard.

Sekitar 30 persen penduduk Amerika Serikat memiliki durasi tidur yang lebih lama dari normal.

Lalu, apa saja bahaya tidur lebih dari 8 jam? Berikut jawabannya seperti dilansir Men's Health.

1. Berisiko tinggi terkena penyakit jantung
Tidur lebih dari 8 jam di malam hari dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, yang merupakan penyebab kematian pertama di Amerika Serikat, sebesar 34 persen.

2. Sulit menurunkan berat badan
"Seseorang yang obesitas biasanya tidur lebih lama. Dan bila Anda suka tidur terlalu lama, biasanya Anda obesitas," ujar Michael Irwin, profesor ilmu psikiatri dan perilaku di David Geffen School of Medicine di UCLA.

Secara teori, terlalu banyak tidur berarti sedikit kegiatan. Hal ini dikarenakan waktu banyak terpakai untuk tidur. Dengan kata lain, semakin banyak tidur, semakin sedikit gerak.

3. Risiko terkena diabetes
Terlalu banyak tidur dapat meningkatkan gula darah (yaitu glukosa) sehingga risiko terkena diabetes tipe 2 semakin besar.

4. Kemampuan otak cepat menua
Sebuah penelitian yang diterbiatkan dalam Journal of the American Geriatrics Society mengungkapkan bahwa tidur jangka panjang yang kronik dapat mempertua otak dua tahun lebih cepat danmembuat sulit melakukan kegiatan sehari-hari.

Irwin menambahkan, tidur lama menimbulkan masalah pada fungsi dasar mental di mana terbangun di malam hari akan sering terjadi. Jika demikian, Anda akan membutuhkan waktu tidur lagi.

5. Berisiko kematian dini
Sebuah studi epidemologi berskala besar menunjukkan bahwa orang yang tidur lebih lama berisiko meninggal lebih cepat. Tak ada yang mengetahui penyebabnya, namun kemungkinan karena terjadi inflamasi.

6. Merusak mood
Depresi dan tidur adalah dua hal yang saling berkaitan. Menurut Irwin, orang yang depresi tidur lebih lama. Dan hal tersebut justru membuat seseorang semakin depresi.

Namun, tak semua orang mengalami hal tersebut. Dalam beberapa kasus, mempercepat waktu bangun akan mengembalikan semangat.

 


(ELG)