Penanganan Tepat Manajemen Stroke

Yatin Suleha    •    Sabtu, 29 Oct 2016 09:00 WIB
stroke
Penanganan Tepat Manajemen Stroke
Pusat Layanan Stroke Eka Hospital sasarannya bukan hanya pasien stroke, namun juga pasien risiko tinggi stroke, pasien pasca-stroke, dan masyarakat umum. (Foto: Ekahospital)

Metrotvnews.com, Jakarta: Stroke merupakan penyebab kematian paling tinggi di rumah sakit di Indonesia, yang juga menimbulkan beban penyakit yang sangat tinggi.

Bagaimana penanganan tepatnya agar stroke dapat tertangani dengan baik?

Cakupan penanganan stroke sangat luas, sehingga harus melibatkan pendekatan profesional berbagai disiplin ilmu (multidisiplin). Penanganan kejadian stroke akut yang terbaik harus dilakukan sedini mungkin, yaitu pada jam-jam pertama munculnya gejala klinis stroke. Harus dipastikan juga bahwa pasien segera mendapatkan pertolongan medis terbaik di rumah sakit terdekat yang memiliki tenaga profesional dan fasilitas penunjang yang memadai.

Perlunya pembentukan tim stroke unit
Pembentukan tim stroke unit bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengakses kebutuhan pasien stroke, dan membangun mekanisme yang efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan stroke.

Tim ini melibatkan beberapa kompenen profesional medis yang memiliki berbagai latar belakang spesialisasi yang relevan untuk secara bersama-sama saling mendukung peningkatan kualitas penanganan stroke.
Dr. A. Andi Atmaja, Sp.S. 
Dokter Spesialis Saraf Eka Hospital BSD



Dr. A. Andi Atmaja, Sp.S, dokter spesialis saraf di Eka Hospital BSD mengatakan bahwa guna memberikan pelayanan yang terbaik untuk kasus stoke, Eka Hospital mengembangkan suatu unit pelayanan khusus stroke atau stroke unit. Stroke unit adalah suatu sarana fasilitas rumah sakit yang terorganisir dan dikhususkan untuk merawat pasien stroke.

"Unit ini dikelola oleh tim multidisiplin yang memliliki pengetahuan khusus perawatan stroke," papar Dr. Andi. Dan dari penelitian diketahui bahwa stroke unit dapat mengurangi kematian dan kecacatan sebanyak 30 persen pada penderita stroke. Oleh karena itu, semua pasien stroke akut idealnya mendapatkan pelayanan di stroke unit.

Pentingnya stroke unit
Menurut Dr. Setyo Widi, Sp.BS, (K), dokter spesialis bedah saraf dari tim Pusat Layanan Stroke Eka Hospital BSD menegaskan, bahwa dalam pelaksanaan sistem perawatan stroke secara terintegrasi di rumah sakit, keberadaan stroke unit merupakan suatu fase perawatan yang sangat penting.

Stroke unit merupakan fase peralihan antara fase aku/hiperakut dengan fase perawatan pasca-akut. Dengan demikian, keberadaan suatu stroke unit merupakan perawatan stroke yang terintegrasi dan komprehensif atau lebih dikenal sebagai Pusat Layanan Stroke (Stroke Center).

Stroke Center merupakan pusat jaringan penyedia layanan stroke terpadu dan menyeluruh, yang terdiri dari:

- Pencegahan diri dengan mengontrol faktor risiko stroke. Ketepatan diagnosa oleh tim dokter berpengalaman didukung dengan teknologi terkini.

-Stroke unit dengan tata laksana penanganan yang tepat dan berkesinambungan.

Dr. Setyo Widi, Sp.BS, (K).
Dokter Spesialis Bedah Saraf dari Tim Pusat Layanan Stroke Eka Hospital BSD 


-Rehabillitasi medik untuk meningkatkan kualitas hidup pasien ke taraf fungsional optimal. Home-care, merupakan terapi pencegahan dan pemulihan pasca-stroke yang dilakukan di rumah dengan dukungan tenaga terapis dari rumah sakit.

Pusat Layanan Stroke Eka Hospital
Pusat Layanan Stroke Eka Hospital sasarannya bukan hanya pasien stroke, namun juga pasien risiko tinggi stroke, pasien pasca-stroke, dan masyarakat umum melalui pemeriksaan kesehatan berkala (medical check up).

Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan pasien stroke, Eka Hospital telah mengembangkan layanan terpadu untuk pasien stroke secara terintegrasi (Pusat Pelayanan Stroke Terpadu), sebagai bagian dari layanan Center of Excellence Neurology Eka Hospital.



(TIN)