Cek Beberapa Penyakit Menular pada si Kecil

Yatin Suleha    •    Senin, 21 Nov 2016 11:25 WIB
kesehatan anak
Cek Beberapa Penyakit Menular pada si Kecil
Untuk anak-anak yang lebih muda dari 2 tahun, dokter anak memberikan saran untuk menghindari obat-obatan pilek. (Foto: Captainmums)

Metrotvnews.com, Jakarta: Beberapa penyakit berikut ini dapat menular dari bayi lain kepada bayi Anda, atau dari bayi Anda kepada bayi lainnya.

Berikut ini kami berikan  ulasannya:

1. Bayi 11 bulan Anda terbangun dengan penampakan-ruam yang aneh. Dia punya lepuhan berisi cairan di dadanya dan kepalanya juga:

Penyakit ini menular. Kebanyakan ruam tidak menular, terutama jika bentuknya seperti jerawat atau biduran (urtikaria), yang mungkin saja ruam keringat atau rekasi alergi.

Bagaimana pun, lepuhan bersisi cairan bisa mengindikasikan cacar yang merupakan "juara" dalam penyakit menular. Bahkan bayi-bayi yang telah di diimunisasi (biasanya usia 12 bulan) kadang-kacang bisa dapat penykit cacar, jadi jangan menyepelekan karena anak Anda sudah memperbaharui lagi vaksinasinya.

Dia akan menularkan cacar sampai semua luka berkeraknya hilang, biasanya sekitar 5-6 hari setelah lepuhan pertama kali muncul.

(Baca juga: Kapankah Bayi Siap Menerima Udara Luar Rumah?)

2. Kala ia berusia empat bulan, hidungnya terus "bocor". Tidak hanya itu, ia juga menderita batuk dan rewel.

Penyakit ini menular. Sepertinya bayi Anda sedang mengalami pilek pertamanya. Hal tersebut tidak akan menjadi yang terakhir. Kala ia berusia 2 tahun, kebanyakan anak akan mengalami pilek sebanyak 8-10 kali akibat cuaca.

Untuk anak-anak yang lebih muda dari 2 tahun, dokter anak memberikan saran untuk menghindari obat-obatan pilek. Sebaliknya, setelah 5-10 hari pilek, nyalakan alat pelembap udara (cool-mist humidifier) di ruang bayi dan bersihkan hidung bayi yang tersumbat dengan saline nasal spray dan penyedot ingus bayi. Selama hidungnya berair dan batuk, dia menular. 

Jadi cobalah untuk menjauhkan si kecil dari bayi lainnya sampai gejala-gejalanya lebih ringan. Begitu juga sebaliknya, jika ada bayi lain yang sedang menderita sakit ini, jauhkan bayi Anda.







(TIN)

Video /