Benarkah Oat Milk Lebih Sehat dari Jenis Susu Lainnya?

Raka Lestari    •    Rabu, 21 Mar 2018 15:24 WIB
diet
Benarkah Oat Milk Lebih Sehat dari Jenis Susu Lainnya?
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Oat milk menjadi minuman yang paling dibicarakan di kalangan orang-orang yang sedang diet. Kedengarannya, oat milk termasuk minuman sehat, tetapi benarkah benar-benar baik untuk Anda konsumsi?

Oat milk adalah pengganti susu yang terbuat dari gandum.  Pada bentuknya yang paling dasar, oat milk terbuat dari gandum dan air yang dicampur bersama, lalu disaring untuk menciptakan cairan dengan tekstur lembut dan creamy. Beberapa merek menyebutkan bahwa oat milk produksi mereka diperkaya dengan tambahan vitamin dan mineral.

Kandungan nutrisi dari oat milk bervariasi setiap merek. Beberapa, misalnya, mengandung lebih banyak gula daripada yang lain, bergantung pada rasa tambahan, dan beberapa faktor lainnya.

Dengan mengonsumsi oat milk, Anda memenuhi 35 persen kebutuhan kalsium per hari, dan sekitar 10 persen asupan zat besi harian yang direkomendasikan.

Secara umum, Grant mengatakan bahwa oat milk biasanya memiliki kandungan sodium yang lebih rendah dibandingkan pilihan non-dairy lainnya. Misalnya, susu kedelai mengandung sekitar 124 mg sodium per cangkir, dan susu almond memiliki 186 mg per cangkir, berbeda dengan oat milk yang hanya mengandung 115 mg.

Oat milk juga lebih tinggi serat daripada susu sapi, susu kedelai, dan susu almond dengan mengandung hampir dua gram per cangkir (dibandingkan dengan susu kedelai 1,5 gram per cangkir, dan susu sapi serta susu almond sebesar nol gram per cangkir).

"Sayangnya, oat milk jauh lebih rendah proteinnya, dan sedikit lebih tinggi kalori bila dibandingkan dengan susu dari kandungan lemak yang serupa," kata Grant.

Salah satu keuntungan dari oat milk adalah bebas dari alergen seperti kedelai dan kacang-kacangan,  yang menjadikannya sebagai susu yang baik jika Anda memiliki alergi makanan.

Oat juga bebas gluten, meskipun Anda masih harus memeriksa label sebelum membeli jika Anda menderita penyakit celiac atau jenis intoleransi lainnya.


Lihat video:




(DEV)