Pengobatan TBC yang Tidak Tuntas Bikin Kuman Kebal

Raka Lestari    •    Rabu, 17 Jan 2018 11:04 WIB
tuberkolosis
Pengobatan TBC yang Tidak Tuntas Bikin Kuman Kebal
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengidap TBC terbanyak kedua setelah India. Sayangnya, banyak pasien enggan menjalani pengobatan lantaran stigma buruk yang kerap disematkan kepada penderita.

"Sering sekali orang yang menderita penyakit TBC ini tidak melakukan pengobatan sampai tuntas," ujar Dr Erlina Burhan, M.Sc.SpP(K) dalam edukasi kesehatan di Jakarta, Selasa, 16 Januari 2018.

TBC merupakan suatu penyakit yang memerlukan konsistensi pasien dalam pengobatan. Dengan pengobatan yang benar, yakni selama 6 hingga 9 bulan, pasien TBC bisa sembuh.

"Saat memasuki 2 bulan biasanya sudah mulai terlihat hasilnya sehingga sering banyak yang merasa sudah sembuh dan menghentikan pengobatan," tambah Erlina.

Padahal, lanjut dia, meskipun sudah terlihat kemajuan tetap saja masih ada kuman di dalam tubuh yang akan bermutasi kembali menjadi banyak dan lebih kebal apabila pengobatan dihentikan.

"Jika kuman sudah kebal terhadap obat-obatan maka pasien akan menjadi resisten terhadap obat-obat TBC dan membutuhkan waktu yang lebih lama lagi untuk bisa sembuh. Dan penyakitnya pun tentunya menjadi lebih berat," pungkasnya.




(DEV)