Perhatikan 'Mr. P' Anda, Jangan Sampai Seperti Ini

Anggi Tondi Martaon    •    Senin, 09 Oct 2017 12:47 WIB
seks dan kesehatan
Perhatikan Mr. P Anda, Jangan Sampai Seperti Ini
Dikutip dari Menshealth.com, berikut ini kebiasaan buruk yang dapat mengakibatkan penis dalam kondisi buruk. (Foto: Visserz.tumblr.com/Pinterest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Hubungan seks merupakan suatu kebutuhan biologis yang sangat dibutuhkan manusia. Namun, untuk mendapatkan sensasi yang berbeda membuat orang melakukan berbagai berbagai hal agar bisa meraih kepuasan.

Dikutip dari Menshealth.com, berikut ini kebiasaan buruk yang dapat mengakibatkan penis dalam kondisi buruk:

Fraktur penis
Secara fisik, penis tidak memiliki tulang yang dapat patah. Meskipun begitu, ada tabung disebut corpora cavernosa yang terisi penuh dengan darah saat mengalami ereksi. 



Jika saat menyodorkan penis dari sudut yang salah, makan hal itu dapat menyebabkan jaringan di dalamnya akan pecah menyebabkan fraktur penis. "Kami menyebutnya 'terong deformitas,' karena penis Anda akan ungu dan besar," kata Richard Santucci, MD, Direktur Pusat urologi rekonstruksi.

(Baca juga: 3 Posisi Seks yang Bakar Kalori Seperti Fitness)

Santucci mengungkapkan, saat mengalami fraktur penis akan terlihat seperti ban yang kempes dan sangat sulit untuk ereksi. Pada umunya, kondisi ini hanya bisa disembuhkan melalui operasi. 

"Biasanya, kita akan membuat sayatan dan menemukan daerah yang robek. Kemudian kami menjahit kembali bersama-sama," kata Dr. Santucci.

Cincin ereksi (cincin ayam)
Memasang cincin khusus pada penis memang memiliki keuntungan yaitu ereksi lebih lama. Tapi, dari segi kekuranganya dapat membuat penis Anda dalam kondisi ereksi sepanjang waktu selama cincin itu masih melekat pada 'Mr P'.

Selain itu, penggunaan cincin terlalu lama atau terlalu ketat dapat memblokir aliran darah pada penis. Hal itu bisa membuat kulit yang berada di bawah cincin menjadi robek. 

“Berhenti berusaha membuat cincin jengger ayam buatan sendiri, dan pastikan untuk mendapatkan yang mudah dilepas-elastis, velcro, atau sesuatu yang dengan mudah bisa Anda lepaskan,” kata Dr. Santucci.



Bekas ciuman
Tanda merah akibat bekas ciuman, gigitan pada penis bukanlah sesuatu hal yang baik. Tanda merah tersebut terjadi akibat pendarahan kapiler dari pembuluh darah di penis Anda. 

Karena kondisi di bawah kulit sangat sensitif, ingatkan kepada pasangan untuk tidak bermain-main dengan kondisi tersebut.

Jika terlanjur terjadi dan tanda merah tersebut belum hilang selama seminggu, Anda disarankan untuk segera berkonsultasi kepada dokter.

Penis mengalami nyeri
Setelah melakukan seks secara maraton, kulit pada penis menjadi lebih lembut dan terlihat lebih gelap atau kemerahan. Pada saat bersamaan penis akan mengalami nyeri karena mengalami ereksi dalam waktu yang cukup lama.

Testis sakit
Pada saat melakukan hubungan seks, pasangan Anda terkadang memutar, menarik, atau meremas buah zakar Anda. Ingat, barang Anda adalah hal yang sensitif, dan mereka harus diperlakukan dengan hati-hati karena dapat menimbulkan rasa sakit, bahkan setelah mengalami ejakulasi. 











(TIN)