Selain Perbanyak Serat, 4 Hal Ini Bantu Atasi Sembelit

Nia Deviyana    •    Minggu, 29 Oct 2017 09:27 WIB
tips kesehatan
Selain Perbanyak Serat, 4 Hal Ini Bantu Atasi Sembelit
Beralih ke toilet jongkok menjadi salah satu cara mengatasi sembelit (Foto Ilustrasi: Huffington Post)

Metrotvnews.com, Jakarta: Susah buang air besar (BAB) atau sembelit menjadi masalah kesehatan yang kerap dialami orang dewasa. Deborah Fisher, MD, dari American Gastroenterogical Aassociation mengatakan, masih tergolong normal jika frekuensi BAB Anda sebanyak 3 kali sehari sampai 3 kali seminggu.  Jika kurang dari itu, itu artinya Anda mengalami sembelit.

Ada beberapa alasan seseorang menderita sembelit. Selain kurang serat, konsumsi obat-obatan juga bisa jadi penyebabnya. Pil untuk penderita tekanan darah tinggi, misalnya, dapat membuat feses mengering di usus sehingga terjadilah sembelit.

Beberapa tips berikut ini bisa menjadi penanganan pertama jika Anda tidak BAB selama berhari-hari, dilansir dari Women's Health.

1. Perbanyak asupan air

Dehindrasi merupakan penyebab sembelit yang paling umum. Dehidrasi menyebabkan peningkatan asupan air di usus, yang mengakibatkan feses menjadi kering dan keras. Apakah Anda mengalami dehidrasi? bisa dilihat dar warna urine Anda. Orang yang minum cukup air memiliki urine dengan warna kuning terang. Sebaliknya, jika dehidrasi, maka warna urine menjadi kuning pekat.

2. Melompat

Olahraga bisa memperbaiki siklus BAB menjadi lebih baik. Lakukan gerakan melompat atau berlari, yang diyakini bisa merangsang bagian usus Anda.

3. Cukupi asupan serat

Asupan serat berkaitan erat dengan kesehatan pencernaan. Mulailah mengonsumsi 25-50 gram sehar per hari yang bisa diperoleh dari biji-bijian, buah, dan sayuran. Anda juga bisa mencoba minuman atau yogurt berfermentasi untuk meningkatkan kesehatan usus. Selain itu, pastikan asupan gizi Anda seimbang. Para ahli mengatakan, asupan protein yang lebih tinggi dari karbohidrat dapat meningkatkan risiko sembelit.

4. Beralih ke toilet jongkok

Mungkin belum banyak orang mengetahui jika bentuk toilet memberi berpengaruh terhadap frekuensi BAB. Banyak ahli kesehatan beranggapan, toilet duduk bukan jenis yang baik karena kurang bisa merangsang kontraksi usus. Anda pun biasanya harus sedikit mengejan jika menggunakan jenis toilet ini.

Menggunakan toilet jongkok lebih direkomendasikan karena
mampu membuat usus dan anus berada pada jalur yang lurus sehingga feses mudah keluar.  

Sebuah penelitian menemukan, pengguna toilet jongkok memiliki kesehatan usus yang lebih baik dibandingkan pengguna toilet duduk.

5. Minum pencahar

Ini menjadi pilihan terakhir jika cara di atas tak mampu mengatasi sembelit Anda. Namun, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pencahar dengan dosis yang tepat dan aman dikonsumsi.




(DEV)