Waspadai Flu dan Batuk yang Terjadi Lebih dari Tiga Minggu

Torie Natalova    •    Senin, 17 Apr 2017 09:26 WIB
influenza
Waspadai Flu dan Batuk yang Terjadi Lebih dari Tiga Minggu
Ada banyak jenis virus flu. Setiap virus cenderung meluas pada waktu tertentu dan inilah yang menyebabkan flu karena alergi musiman. (Foto: Prevention.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat flu dan batuk melanda, Anda pasti akan merasakan ketidaknyamanan di bagian hidung, kepala dan juga tenggorokan. Sebagian besar orang menganggap flu adalah penyakit yang biasa dan tidak serius. 

Bahkan, banyak dari mereka yang memilih tidak pergi ke dokter dan membiarkan flu hilang dengan sendirinya. Tetapi, ada beberapa tanda bahwa flu Anda membutuhkan perhatian yang lebih serius.



1. Sakit lebih dari tiga minggu
Biasanya, flu atau batuk dapat bertahan selama tiga minggu. Flu yang terjadi lebih dari tiga minggu, patut diwaspadai. Gejala yang berkepanjangan bisa jadi pertanda asma, pneumonia atau berbagai jenis patologi paru-paru.

2. Gejala memburuk dari sebelumnya
Terkadang Anda mulai merasa membaik sebelum akhirnya mendapatkan gejala yang lebih buruk. Infeksi sekunder bisa terjadi ketika gejala seperti flu datang kembali dengan demam yang lebih buruk dan disertai batuk. Infeksi sekunder ini bisa jadi merupakan penyakit bronkitis pneumonia.

(Baca juga: Lada Hitam dan Jamur Ampuh Mengobati Flu)

3. Lendir yang berwarna
Sangat wajar jika lendir menjadi lebih banyak saat flu dan batuk. Tapi, jika dahak memiliki warna yang aneh dan kemudian tubuh Anda terasa aneh, ini berarti sel darah putih mencoba untuk melawan infeksi. Jadi, jika Anda melihat lendir berwarna kuning, coklat, hijau atau darah, ini merupakan tanda yang serius.



4. Mata gatal atau berair
Ada banyak jenis virus flu. Setiap virus cenderung meluas pada waktu tertentu dan inilah yang menyebabkan flu karena alergi musiman. Tanda-tanda dari adanya reaksi alergi pada tubuh seperti gatal-gatal, lidah bengkak, pusing, kram perut dan lainnya.

5. Kehilangan berat badan
Saat flu, nafsu makan cenderung menurun. Tapi, jika Anda kehilangan berat badan meski tetap makan, ini harus diwaspadai. Kehilangan berat badan yang tidak bisa dijelaskan dan terjadi saat flu, ini bisa jadi pertanda hipertiroidisme, kanker, infeksi bakteri atau bahkan HIV.







(TIN)