Studi: Ingatan Sebelum Berusia 3 Tahun Adalah Fiksi

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 20 Jul 2018 15:10 WIB
keluargaperkembangan anak
Studi: Ingatan Sebelum Berusia 3 Tahun Adalah Fiksi
Studi yang dipublikasi dalam Psychological Science Journal menemukan bahwa 40 persen dari ingatan pertama adalah fiksional, terutama ketika berusia di bawah 2 tahun. (Foto: Aaron Mello/Unsplash.com)

Jakarta: Berbagai ingatan sebelum berusia 3,5 tahun ternyata tidak nyata, demikian kesimpulan sebuah studi. 

Studi yang dipublikasi dalam Psychological Science Journal menemukan bahwa 40 persen dari ingatan pertama adalah fiksional, terutama ketika berusia di bawah 2 tahun. 

Ingatan-ingatan awal yang berhubungan dengan masa ketika menjadi bayi, misalnya ketika berada dalam kereta bayi, sering merupakan hasil dari ingatan yang bercampur dengan imajinasi.

"Jenis memori ini bisa berasal dari seseorang yang mengatakan sesuatu seperti 'ibu memiliki kereta dorong hijau besar'," ujar peneliti Profesor Martin Conway. 

Kemudian, orang tersebut membayangkan bagaimana keadaan tersebut terlihat.


(Studi yang dipublikasi dalam Psychological Science Journal menemukan bahwa 40 persen dari ingatan pertama adalah fiksional, terutama ketika berusia di bawah 2 tahun. Foto: Li Tzuni/Unsplash.com)

(Baca juga: Pentingnya Memaksimalkan Otak Anak sebelum Usia 5 Tahun)

Alih-alih mengingat sedang didorong di kereta bayi berwarna, serpihan-serpihan dari kenangan tahun-tahun berikutnya dicampur untuk membentuk memori fiktif.

Para peneliti juga menyimpulkan lima atau enam adalah usia ketika orang mulai membentuk ingatan yang menyerupai orang dewasa, meskipun ingatan pada usia tiga tahun sudah dianggap realistis.

Studi yang memelajari memori masa kecil tersebut meminta 6.641 orang untuk mengingat ingatan pertama mereka dan mengonfirmasi bahwa ingatan tersebut tak berkaitan dengan cerita atau foto keluarga. Hal ini dikarenakan kenangan palsu sering kali merupakan hasil dari melihat foto atau mendengar cerita masa kecil seseorang.

Hasilnya, terdapat sebanyak 2.487 ingatan responden yang diklaim berasal dari ingatan saat berusia dua tahun dan lebih muda, dengan 893 diantaranya ingatan saat berusia satu tahun atau kurang. 

"Kami menemukan bahwa apa yang diingat oleh pengingat miliki dalam otak ketika mengingat fiksi yang kemungkinan disebut sebagai ingatan awal adalah representasi mental ingatan-episodik yang terdiri dari fragmen-fragmen awal yang diingat dan beberapa fakta atau pengetahuan tentang masa kecil mereka sendiri," tukas penulis studi Dr Shazia Akhtar.

Para peneliti juga menyebutkna bahwa ingatan cenderung fiktif sebelum anak berusia tiga tahun. 




(TIN)