Gadis 17 Tahun Terserang Stroke setelah Minum Pil KB

Torie Natalova    •    Selasa, 03 Apr 2018 16:45 WIB
stroke
Gadis 17 Tahun Terserang Stroke setelah Minum Pil KB
(Foto: Getty Images)

London: Seorang gadis berusia 17 tahun bernama Grace Russell mengalami stroke yang membuatnya tak bisa berjalan, membaca, dan makan. Sebelumnya Grace mengonsumsi pil kontrasepsi, yang membuatnya berisiko terkena pembekuan darah.

Sebelum masuk rumah sakit, Grace mengaku mengalami gejala mirip flu dan mendadak tidak mampu melihat dengan benar. 

Hasil scan MRI mengungkapkan dirinya mengalami pendarahan dan gumpalan darah di otak. Ketika dibawa ke rumah sakit, dokter mengatakan sudah terlambat untuk diberikan obat penghilang gumpalan.

Ia kemudian menjalani tracheostomy dan koma selama 11 hari. Grace hanya memiliki 20 persen peluang untuk bertahan hidup. Ketika sadar, ia tak bisa menggerakkan apa pun di sisi kanan tubuhnya.

Kontrasepsi dan risiko stroke

Beberapa pil kontrasepsi meningkatkan risiko pembekuan darah. Sedangkan Grace, memiliki mutasi gen yang membuatnya lebih rentan terhadap pembekuan darah dan berisiko terkena stroke.

Risiko stroke dari menggunakan alat kontrasepsi sangat rendah, menurut Esmee Russell, kepala pencegahan dan kampanye di Stroke Association. Tapi, beberapa jenis kontrasepsi berbasis hormon seperti pil, memiliki peningkatan risiko. Ini karena mereka dapat meningkatkan risiko pembentuan bekuan darah.

Risiko stroke harus diperiksa terlebih dahulu sebelum menggunakan pil kontrasepsi. Stroke bisa terjadi pada siapapun tanpa memandang usia. Jika khawatir pil kontrasepsi Anda memicu stroke, konsultasikan dengan dokter untuk mendapat kontrasepsi yang terbaik.

Orang-orang kemungkinan besar mengalami stroke setelah usia 55 tahun jika tidak menjaga asupan makanan dan stres dengan baik. Berdasarkan penelitian pada 2010, sepertiga dari semua penderita stroke terjadi pada orang yang berusia antara 20-64 tahun.

Lihat video:




(DEV)