Makanan yang Sebaiknya Tak Dikonsumsi Penderita Kolesterol Tinggi

Gervin Nathaniel Purba    •    Jumat, 07 Sep 2018 07:00 WIB
kalbe nutritionals
Makanan yang Sebaiknya Tak Dikonsumsi Penderita Kolesterol Tinggi
(Foto:Shutterstock)

Jakarta: Aneka gorengan, sop kambing, dan makanan cepat saji merupakan makanan favorit hampir setiap orang. Namun tanpa disadari makanan tersebut memicu kolesterol tinggi.

Bahaya menanti jika kadar kolesterol dalam tubuh tinggi. Tingginya kolesterol buruk (low density lipoprotein/LDL) akan berdampak negatif bagi kesehatan tubuh. Misalnya, memicu risiko penyakit jantung, stroke, dan mengganggu sistem pencernaan.

Agar terhindar dari berbagai risiko penyakit yang dapat berakibat fatal, ada tujuh makanan yang sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas.

1. Keju

Keju mengandung kalsium tinggi dan sumber protein vegetarian, namun pada 100 gram keju terdapat 123 miligram kolesterol. Bagi pecinta keju, sebaiknya dapat mengonsumsi dalam jumlah sedang.

2. Daging Merah

Daging merah mengandung lemak jenuh yang mampu meningkatkan kolesterol dalam tubuh. Hindari juga daging beku, daging olahan seperti sosis, dan bacon yang akan meningkatkan kolesterol.

3. Makanan Cepat Saji

Tempat makan yang menyajikan makanan cepat saji sebaiknya dihindari. Makanan tersebut mengandung trans lemak yang akan meningkatkan kolesterol jahat dalam darah. 

4. Seafood

Makanan seafood seperti kerang, lobster, dan udang harus dihindari karena mengandung kolesterol dalam jumlah besar. Semakin berbahaya jika dimasak dengan mentega yang tidak baik untuk penderita penyakit jantung.

5. Mentega

Sebaiknya hindari konsumsi mentega olahan karena mengandung trans-fat dan sodium yang meningkatkan kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi.

6. Gorengan

Semua makanan yang digoreng mengandung banyak kolesterol jahat, terutama yang diolah dengan metode deep-frying, mencelupkan dan menggoreng makanan dalam jumlah minyak yang banyak.

7. Makanan yang Mengandung Banyak Garam

Asupan sodium yang berlebihan akan membuat tekanan darah meningkat. Kombinasi hipertensi dan kolesterol tinggi akan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Apakah Anda sudah mulai membatasi konsumsi makanan di atas? Upaya tersebut masih harus diimbangi dengan rutin berolahraga dan memulai hidup sehat. 

Imbangi juga dengan minum Nutrive Benecol dua kali sehari, diminum langsung setelah makan. Nutrive Benecol mengandung Plant Stanol Ester (PSE) yang telah teruji klinis efektif menurunkan kadar kolesterol sekitar 7-10 persen dalam satu atau dua minggu, kolesterol jahat (LDL) hingga 15 persen, serta membantu mengurangi resiko penyakit jantung koroner.

Nutrive Benecol memiliki empat varian rasa enak yang bisa dipilih sesuai selera, yakni blackcurrant, strawberry, orange, dan lychee. Dengan kemasan yang praktis, Nutrive Benecol dapat diminum di mana saja dan kapan pun setiap hari. Nutrive Benecol, cara enak turunkan kolesterol.


(ROS)