Studi: Minyak Zaitun Berguna untuk Turunkan Risiko Impotensi

Raka Lestari    •    Senin, 03 Sep 2018 17:17 WIB
kesehatanstudi kesehatan
Studi: Minyak Zaitun Berguna untuk Turunkan Risiko Impotensi
Dr Christina Chrysohoou mengatakan perubahan gaya hidup sekecil apapun dapat bermanfaat bagi penurunan risiko impotensi termasuk mengonsumsi minyak zaitun. (Foto: Jessica Lewis/Unsplash.com)

Jakarta: Menurut penelitian terbaru, mengonsumsi minyak zaitun secara rutin lebih baik dibandingkan viagra dalam membantu meningkatkan kehidupan seks para pria.

Dilansir dari Independent, para ilmuwan dari Universitas Athena mengatakan hanya dengan mengonsumsi sembilan sendok minyak zaitun dapat mengurangi impotensi sekitar 40 persen.

Minyak zaitun memiliki banyak manfaat kesehatan termasuk menjaga pembuluh darah tetap sehat dan menjaga sirkulasi darah di seluruh tubuh.

Minyak zaitun juga dapat membantu meningkatkan kadar testosteron yang dapat mengurangi risiko disfungsi ereksi, yaitu ketidakmampuan untuk mendapatkan dan memertahankan ereksi yang cukup pada hubungan seksual.

(Baca juga: Disfungsi Ereksi Bisa Terjadi karena Tekanan Psikologis)


(Minyak zaitun memiliki banyak manfaat kesehatan termasuk menjaga pembuluh darah tetap sehat dan menjaga sirkulasi darah di seluruh tubuh. Foto: Tucker Good/Unsplash.com)

Sebuah penelitian terhadap 660 pria dengan rata-rata usia 67 tahun menemukan bahwa mereka yang mengadopsi diet Mediterania lebih sedikit mengalami masalah seksual. Peneliti utama pada studi tersebut, Dr Christina Chrysohoou, mengatakan diet dan olahraga adalah kunci untuk meningkatkan kapasitas seksual pada pria paruh baya dan lanjut usia.

"Para pria yang mengikuti diet Mediterania, yang diharuskan mengonsumsi lebih banyak minyak zaitun mengalami penurunan risiko impotensi sebesar 40 persen di usia tua mereka," ujar Chrysohoou. Ia juga menambahkan bahwa perubahan gaya hidup sekecil apapun dapat bermanfaat bagi penurunan risiko impotensi. 

Julie Ward, dari British Heart Foundation, mengatakan "Tidak mengherankan jika diet Mediterania, yang memang diketahui bermanfaat bagi jantung dan kesehatan peredaran darah mungkin juga bermanfaat bagi pembuluh darah dan membantu pria menjaga fungsi seksual yang sehat."





(TIN)