Hindari Makan Keju Saat Hamil

Torie Natalova    •    Senin, 30 Apr 2018 15:18 WIB
kehamilan
Hindari Makan Keju Saat Hamil
Hindari makanan-makanan berikut ini untuk kesehatan Anda dan bayi selama sembilan bulan ke depan. (Foto: Courtesy of Getty Images/Unsplash.com)

Jakarta: Ketika sedang hamil, Anda pasti sangat menjaga asupan makanan dan minuman. Karena, semua yang Anda makan dan minum juga akan masuk ke tubuh janin. Pilihan yang dibuat ibu selama kehamilan dapat memiliki efek seumur hidup untuk bayi.

Diet seimbang juga perlu dipehatikan selama hamil untuk mengatasi morning sickness atau mual dan muntah di pagi hari yang biasa dialami ibu hamil. 

Hindari makanan-makanan berikut ini untuk kesehatan Anda dan bayi selama sembilan bulan ke depan seperti dilansir dari Prevention.com.

1. Daging Deli
Daging Deli dapat membawa listeria, bakteri yang menyebabkan penyakit listeriosis. Listeria sangat berbahaya bagi wanita hamil karena dapat sebabkan keguguran, kelahiran mati, persalinan prematur, atau infeksi yang mengancam bayi.

2. Keju yang tidak dipasteurisasi
Jennifer Wider, MD mengatakan bahwa keju jenis yang lunak kebanyakan tidak mengalami pasteurisasi. Keju ini berisiko lebih tinggi membawa bakteri listeria yang berbahaya bagi ibu dan bayinya. 


(Diet seimbang juga perlu dipehatikan selama hamil untuk mengatasi morning sickness atau mual dan muntah di pagi hari yang biasa dialami ibu hamil. Foto: Jordan Bauer/Unsplas.com)

(Baca juga: Bumil Sebaiknya Hindari Makanan Mentah)

3. Daging dan makanan laut yang mentah atau setengah matang
Daging mentah atau setengah matang seperti steak dan sushi berisiko mengandung bakteri Salmonella yang dapat sebabkan diare, demam dan kram perut. Wanita hamil cenderung memiliki reaksi yang lebih parah seperi dehidrasi yang dapat sebabkan rahim mulai kontraksi sebelum waktu melahirkan.

4. Jenis ikan tertentu
Dr. Greves mengatakan bahwa ikan seperti marlin, tuna, king mackerel, todak dan hiu memiliki tingkat merkuri yang tinggi. Paparan merkuri dapat sebabkan kerusakan pada sistem saraf pusat bayi Anda yang dapat menyebabkan gangguan motorik, intelektual ringan, dan psiko sosial.

5. Makanan laut asap
Sama seperti daging deli, makanan laut asap banyak mengandung listeria. Cobalah cari makanan laut yang rendah paparan merkuri dan masak sendiri di rumah. Pastikan selalu gunakan yang segar jika memang mau menggunakannya.

6. Telur yang kurang matang
Bakteri Salmonella biasanya berada dalam telur. Ketika telur tidak matang sempurna, artinya bakteri masih berada di dalamnya. Begitu pula dengan produk olahan telur seperti saus salad caesar, eggnog bahkan es krim yang tidak dimasak hingga matang sempurna.

7. Tauge mentah
Kacang hijau dan kecambah alfalfa adalah makanan sehat, tetapi mereka juga menyimpan bakteri seperti salmonella. Ada baiknya jika ingin makanan tersebut diolah matang terlebih dahulu agar tetap sehat ketika dikonsumsi.





(TIN)