Tips Menghindari Paparan Bahan Kimia di Kantor

Torie Natalova    •    Minggu, 02 Oct 2016 10:12 WIB
kesehatan
Tips Menghindari Paparan Bahan Kimia di Kantor
(Foto: Elcrema)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penelitian yang dilakukan pada 30 pekerja baru di Boston menunjukkan adanya paparan bahan kimia dalam darah mereka.

Paparan bahan kimia beracun perfluorinated chemical (PFC) didapat dari tempat bekerja mereka yang ada di
ruangan yang belum pernah renovasi atau ruangan kantor yang baru direnovasi.

Kemungkinan pekerja tersebut terpapar bahan kimia PFC sangat tinggi. Biasanya, PFC ditemukan di peralatan masak anti lengket, pembungkus popocorn microwave, dan pembungkus makanan cepat saji.

Bahkan, pada penelitian sebelumnya terkena paparan tinggi PFC berkaitan erat dengan attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD) pada anak, infertilitas, masalah tiroid, dan kolesterol tinggi pada dewasa.

Jika Anda bekerja di ruangan yang belum pernah direnovasi atau baru saja diperbaiki, ada beberapa cara untuk menghindari paparan PFC di ruang kantor.

1. Ganti perabotan kantor

Jika Anda memiliki ruangan sendiri, cobalah untuk mengganti karpet atau peralatan kantor yang bisa dibersihkan dengan kain basah. Karena, bahan kimia bisa mengendap di partikel debu yang ada di karpet atau perabotan lain.

2. Tanaman hias

Tanaman hias yang diletakkan di dalam ruang kantor efektif mengurangi paparan kimia dalam ruangan Anda. NASA telah menemukan jenis tanaman tertentu efektif mengurangi formaldehida yang disebarkan dari furnitur yang terpapar PFC serta polutan lain yang dipaparkan dari peralatan kantor seperti keyboard komputer.

3. Menjaga kebersihan

Tak hanya PFC, bahan kimia flame retardant chemical (PBDE) dan Tris, yang biasanya terdapat dalam beberapa furnitur dan karpet, bersembunyi di partikel debu. Debu ini bisa mengendap di keyboard komputer, makanan dan secara langsung masuk ke tubuh Anda. Sebaiknya, rutin membersihkan meja dan keyboard komputer dengan kain lap basah untuk mengangkat debu yang
mengendap.

4. Mencari udara segar

Jangan terlalu lama berada di dalam ruangan Anda. Karena, menghirup udara segar di luar ruangan penting untuk menghindari paparan bahan kimia yang ada di dalam ruangan. Selain itu, ruang kantor juga dipenuhi karbondioksida yang berasal dari napas
rekan-rekan kerja di dalam ruangan setiap hari.

Cobalah membuka jendela beberapa saat atau ke luar ruangan selama 15 menit untuk menghirup udara segar. Kadar karbondioksida dalam tubuh Anda bisa kembali normal setelah mendapatkan udara segar.

 


(DEV)