Jika Darah Ibu Rhesus Negatif, Apakah Ada Dampak Pada Bayi?

Yatin Suleha    •    Selasa, 11 Oct 2016 08:00 WIB
kehamilan
Jika Darah Ibu Rhesus Negatif, Apakah Ada Dampak Pada Bayi?
Hamil dengan rhesus negatif tidak perlu khawatir. (Foto: Netdna)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pernahkah Anda mendengar tentang rhesus negatif? Jika iya, apa yang harus dilakukan? Dan apakah ada dampak pada bayi?

Dr. Yusfa Rasyid, SpOG, dari RS Bersalin YPK mengatakan bahwa tidak perlu khawatir pada wanita yang punya Rhesus negatif ketika hamil. Karena pada usia kehamilan 28 minggu, dapat diberikan injeksi RhoGam (anti-Rho gamma globulin). RhoGam berfungsi untuk mengurangi resiko keguguran. 

RhoGam bertujuan untuk menghancurkan sel darah merah janin yang beredar dalam darah sang ibu, sebelum sel darah merah itu memicu terbentuknya antibodi yang dapat menyerang ke dalam sirkulasi darah janin. Dengan demikian sang janin akan terlindung dari serangan antibodi dari si ibu. 

(Baca juga: Mengenal Rhesus Negatif, Golongan Darah Langka di Dunia)

Pada kehamilan-kehamilan berikutnya, dokter akan terus memantau apakah telah terjadi kebocoran darah janin ke dalam sirkulasi darah ibu, untuk menghindari telah terbentuknya antibodi. Injeksi RhoGam terus diulang pada setiap kehamilan sang ibu. Pemberian injeksi RhoGam juga diberikan dalam 72 jam setelah persalinan.

Hamil dengan rhesus negatif
Rhesus negatif adalah orang yang di dalam darahnya tidak mempunyai antigen-D. Artinya ia kekurangan faktor protein dalam sel darah merahnya. Namun Anda jangan terlalu khawatir jika memiliki Rhesus negatif karena pada setiap awal-awal kehamilan pasti akan ada pemeriksaan darah untuk menentukan apakah janin Anda memiliki rhesus darah yang positif ataukah negatif. 

Pemeriksaan ini juga untuk dapat melihat, apakah sudah tercipta antibodi ataukah belum terhadap sang janin. Jika pada Anda belum tercipta antibodi, maka pada usia kehamilan 28 minggu dan 72 jam setelah melahirkan akan diinjeksikan RhoGam. Injeksi RhoGam sendiri cukup aman bagi janin, karena akan habis dalam beberapa minggu. Tentu Anda bisa memiliki bayi tanpa khawatir lagi.






(TIN)