Manfaat Bawang Putih untuk Pengobatan Penyakit Kardiovaksular

Anindya Legia Putri    •    Rabu, 06 Dec 2017 13:17 WIB
tips kesehatan
Manfaat Bawang Putih untuk Pengobatan Penyakit Kardiovaksular
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Tak semua orang suka makan bawang putih. Selain baunya yang tajam, bawang putih konon membuat keringat jadi bau tak sedap.

Namun, di balik sisi negatifnya, bawang putih memiliki banyak manfaat sebagai terapi penyakit berbahaya.

Herbal ini mengandung senyawa penting ajoene yang berfungsi sebagai anti koagulan atau pengencer darah sehingga baik untuk mencegah pembekuan darah yang bisa menyebabkan stroke dan penyakit jantung.

Studi baru menemukan bahwa ajoene, senyawa sulfur aktif yang ditemukan dalam bawang putih juga dapat membantu melawan infeksi bakteri secara efektif. Studi yang dipimpin Dr Tim Holm Jakobsen, peneliti di Departemen Imunologi dan Mikrobiologi di Universitas Kopenhagen, ajoene membantu menghambat molekul RNA regulator kecil (sRNA) dalam dua jenis bakteri.

"Senyawa bawang putih mampu melawan keduanya sekaligus, itu sebabnya kemungkinan terbukti sebagai obat yang efektif bila digunakan bersamaan dengan antibiotik," kata Dr Jakobsen.

Selain menghambat molekul RNA bakteri, ajoeneberperan merusak biofilm, matriks berlendir pelindung yang mengelilingi bakteri.

"Bila biofilm dihancurkan atau dilemahkan, antibiotik dan sistem kekebalan tubuh dapat menyerang bakteri secara langsung dan dengan demikian lebih cepat menghilangkan infeksi,” papar Jakobsen.

Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports, tercantum manfaat lain  bawang putih untuk kesehatan, di antaranya:

1. Mencegah penyakit jantung

Bawang putih memiliki antioksidan yang tinggi. Bawang putih mengandung senyawa yang disebut allicin yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, bawang putih paling baik dikonsumsi dalam bentuk mentah.

2. Mengatur tekanan darah

Bawang putih mengandung senyawa penting yang disebut allicin yang bertindak sebagai pengencer darah alami dan membantu dalam menstabilkan tekanan darah.

3. Mengatur gula darah

Beberapa penelitian menemukan bahwa konsumsi bawang putih mentah membantu mengatur gula darah dan mencegah diabetes.




(DEV)